Pasca Listrik Menyala, Layanan XL di Papua Berangsur Normal

Jumat, 30 Agustus 2019 15:32 Reporter : Merdeka
Pasca Listrik Menyala, Layanan XL di Papua Berangsur Normal BTS 4G. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - XL Axiata menyatakan layanan telekomunikasi SMS dan telepon di Jayapura, Papua sempat terganggu karena pemadaman listrik.

Namun, Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih memastikan XL Axiata tidak mematikan jaringan SMS atau telepon.

"Dapat kami pastikan bahwa XL Axiata tidak mematikan jaringan SMS atau telepon, terganggunya SMS dan telepon disebabkan beberapa BTS mengalami pemadaman listrik di area Jayapura," katanya, Jumat (30/8).

Ayu mengatakan, BTS di area yang tidak terdampak pemadaman listrik di Papua, tetap beroperasi dengan normal.

"Alhamdulillah saat ini listrik di Jayapura telah kembali hidup, sehingga seluruh layanan XL Axiata di Jayapura juga telah kembali normal dan dapat digunakan oleh pelanggan untuk berkomunikasi kembali," tutur Ayu.

Masih seputar layanan telekomunikasi di Papua, sebelumnya operator seluler XL Axiataberencana untuk menggunakan Palapa Ring paket Tengah dan Timur untuk meningkatkan jaringan dan layanan di Maluku dan Papua. Hal ini seiring dengan tujuan XL Axiata untuk mengembangkan layanan di luar Pulau Jawa, terutama untuk wilayah Indonesia Timur.

Rencananya, operator yang lekat dengan warna biru ini memang ingin mengakses seluruh Palapa Ring, terutama Tengah. Perusahaan tengah menyiapkan investasi untuk menggunakan Palapa Ring.

"Kami sudah ada rencana (untuk menggunakan Palapa Ring) terutama paket Tengah untuk menambah layanan di Sulawesi dan Maluku. Kami menyiapkan investasi (capex) untuk menjemput ke landing point yang ada di palapa ring tengah," tutur Group Head Technology Strategy & Architecture XL Axiata, I Gede Darmayusa, saat ditemui di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, untuk menjangkau wilayah di Indonesia Timur, XL Axiata juga berkomitmen membangun 500 BTS dengan dana USO (universal service obligation) di daerah-daerah yang sulit diakses.

"Saat (BTS) berdiri dan investasi (untuk menggunakan Palapa Ring) berjalan, mudah-mudahan bisa saling terhubung, karena tujuannya Palapa Ring memang untuk menyambung dan mencapai di daerah remote," ujar Gede.

Sumber: Liputan6.com [faz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini