Pasca gempa Lombok, telepon satelit jadi alternatif BTS yang belum berfungsi

Selasa, 21 Agustus 2018 12:16 Reporter : Fauzan Jamaludin
Pasca gempa Lombok, telepon satelit jadi alternatif BTS yang belum berfungsi BTS. © Humanipo.com

Merdeka.com - Lombok kembali diguncang gempa pada Minggu (19/8). Karena kejadian ini, layanan telekomunikasi pun kembali bermasalah. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, layanan telekomunikasi yang bermasalah tersebut untuk sementara sudah ditambahkan telepon satelit.

Masalah yang muncul pasca gempa susulan di NTB itu, adalah perkara pasokan listrik. Pasokan listrik yang padam mengakibatkan BTS juga turut tak berfungsi. Maka, insiatif penggunaan satelit menjadi alternatif.

"Ada 50 telepon satelit yang di-deploy kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Rudiantara dikutip dari Liputan6.com, Senin (20/8).

Selanjutnya terkait BTS, saat ini Kemkominfo masih melakukan penghitungan BTS yang mati baik karena tidak teraliri listrik maupun rusak secara infrastruktur.

"Awalnya di atas 10 persen dari 1.700 BTS (yang terganggu), sekarang tinggal dua persen lagi. Karena semalam gempa lagi, pasti naik lagi (jumlah BTS yang terganggu) tapi saya belum menerima laporan lengkap," katanya.

Kendati begitu, menurut Rudiantara, jika aliran listrik PLN sudah beroperasi normal, BTS pun akan kembali beroperasi.

"Kecuali kalau BTS tower-nya bermasalah. Teman-teman di sana sedang menyiapkan," kata Rudiantara.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani [ega]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini