TeknoLove

Pamer kemesraan di jejaring sosial, jaminan pasangan bahagia?

Rabu, 3 Juli 2013 00:09 Reporter : Sannidya Ayu Andriana
Pamer kemesraan di jejaring sosial, jaminan pasangan bahagia? Ilustrasi pasangan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com -
Jejaring sosial selain menjadi tempat untuk bersosialisasi, kerap juga digunakan sebagai ajang narsis. Bukan hanya memajang foto atau status mengenai dirinya, mereka juga tidak segan memamerkan kemesraan dengan pasangan.

Anda tentu sering menjumpai orang-orang yang gemar memamerkan kemesraan dengan pasangannya. Entah saling menyapa di Twitter, Facebook, dan jejaring sosial lain, ataupun mengunggah foto bersama pasangannya dan menunjukkan kebahagiaan.

Yang menjadi pertanyaan, apakah orang-orang yang memamerkan kemesraan di dunia maya itu memang bahagia pada kenyataannya?

Ada sebuah penelitian yang dipublikasikan pada bulan Juli 2013 dalam Social Psychological and Personality Science. Hasilnya mengungkapkan bahwa pasangan yang sehari harinya menunjukkan kemesraan di Facebook lebih bahagia dari pasangan lain yang tidak melakukannya.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Laura R. Saslow postdoctoral fellow di Departemen Kedokteran di UCSF Osher Pusat Kedokteran Integratif, melakukan tiga percobaan di antara pengguna Facebook yang telah menikah dan berusia di atas usia 18 tahun.

Pada percobaan pertama ditemukan bahwa mereka yang sering mengunggah gambar bersama pasangan sebagai gambar profil Facebook merasa bahagia dalam hubungannya. Tingkat kepuasan perkawainan dan kedekatan dengan pasangan pada peserta percobaan kedua dinyatakan lebih tinggi setelah mengunggah foto bersama sejak setahun lalu.

Sedangkan pada percobaan ke tiga ditemukan bahwa mereka lebih cenderung mengirim informasi tentang hubungan mereka di Facebook pada hari-hari tertentu, terutama ketika mereka merasa puas dengan hubungannya.

"Itu masuk akal jika seseorang yang bahagia dengan kehidupan mereka akan mengirim status atau gambar yang mesra untuk memamerkan hubungan mereka," kata asisten penulis, Amy Muise dalam sebuah wawancara untuk Canada.com seperti dilansir Techinews (14/6). "Tetapi, kepuasan sebuah hubungan tidak dapat hanya diukur dengan menggunakan apa yang kita temukan di jejaring sosial", tambahnya.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Western Illinois University menemukan bahwa pasangan yang memiliki interaksi yang cukup banyak di Facebook juga lebih bahagia di dunia nyata. Dilansir Dailymail ((26/4), Professor Christopher Carpenter mengatakan bahwa mereka yang lebih sering mengunggah foto bersama pasangan dan men-tag satu sama lain dilaporkan memiliki hubungan yang lebih dekat.

Namun, seperti yang dikatakan Amy Muise, kepuasan atau kebahagiaan sebuah hubungan tidak dapat dinilai hanya melalui status atau foto di jejaring sosialnya saja, banyak juga aspek yang menentukan.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda yang sering mengumbar atau memamerkan kemesraan di dunia maya juga merasa bahagia di dunia nyata?

Baca juga:
Galaunya Timeline Twitter di malam minggu
LDR is nothing!
Relakan setengah identitas hilang demi sang idola
Ketika kadar cinta diukur dari SMS berbayar
Curhat asmara via internet dianggap lebih nyaman
Twitter, ajang cari popularitas?" href="http://www.merdeka.com/teknologi/filsuf-dadakan-di-twitter-ajang-cari-popularitas-teknolove.html" target="_blank">Filsuf dadakan di Twitter, ajang cari popularitas?
Facebook jadi biro jodoh era modern
Ketika emoticon dipakai sebagai pengganti ekspresi wajah manusia
Mau pacar yang setia? Cari saja yang pakai BlackBerry
Jatuh cinta sama dengan efek kecanduan obat terlarang
Cari belahan jiwa lewat dunia maya [sny]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Teknologi
  3. Jakarta
  4. TeknoLove
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini