Pakai pensil bikin otak lebih cerdas ketimbang pakai laptop

Senin, 9 Juni 2014 08:00 Reporter : Bramy Biantoro
Pakai pensil bikin otak lebih cerdas ketimbang pakai laptop Pemakaian laptop di kelas. ©2014 Brett Jordan

Merdeka.com - Tak hanya di Indonesia, pendidikan di seluruh dunia semakin lama terus meningkatkan porsi kehadiran teknologi di setiap kegiatan belajar mengajar. Misalnya, untuk menulis catatan saja, kini mahasiswa sudah hampir tak bisa 'diceraikan' dari laptop.

Pertanyaannya, apakah menulis catatan memakai laptop bisa tingkatkan 'performa'  di kelas?

Ternyata jawabannya berbanding terbalik dengan apa yang diinginkan, karena menurut penelitian yang dilakukan di Universitas California, AS, terbukti jika mencatat perkuliahan dengan laptop malah meningkatkan potensi untuk kena Drop Out atau DO.

Menariknya menulis secara tradisional, memakai pensil, malah terbukti bisa meningkatkan prestasi mahasiswa. Hal ini dibuktikan dari suatu tes yang dilaksanakan 15 menit setelah proses kuliah di universitas itu.

Secara mengejutkan mahasiswa yang mencatat dengan laptop mendapat nilai jauh lebih rendah dari mereka yang hanya 'bersenjatakan' pensil. Soal-soal bertipe konseptual juga terbukti menjadi 'neraka' untuk para pemakai laptop. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Seperti yang dikutip dari Vox (8/6), fenomena 'aneh' tersebut disebabkan mahasiswa pemakai laptop cenderung terlalu fokus mencatat seluruh kalimat-kalimat yang disampaikan oleh dosen, menghiraukan inti dari kuliah tersebut.

Alhasil, mereka menjadi lebih sedikit berpikir dan mengingat informasi berharga. Bandingkan dengan mahasiswa yang memakai pensil, mereka harus lebih selektif memilih informasi penting untuk ditulis karena mereka tidak cukup cepat untuk mencatat keseluruhan penjelasan dari sang dosen.

Di sisi lain, laptop juga punya andil dalam mengalihkan perhatian mahasiswa. Menurut penelitian lain oleh Carrie B. Fried dari Winoma State University, terbukti jika mahasiswa suka melakukan hal 'lain' dengan laptop mereka saat mendengarkan kuliah.

Kegiatan lain yang lebih 'menyenangkan' seperti bermain game, chatting di jejaring sosial, hingga menonton video diklaim sering dilakukan saat di kelas. Tak ayal, kegiatan-kegiatan tersebut dianggap sebagai penyebab utama penurunan kualitas belajar mahasiswa saat gunakan laptop di kelas.

Apakah Anda juga melakukan hal yang sama? [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penelitian
  3. Penelitian Ilmiah
  4. Laptop
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini