Pakai Motor Listrik, Gojek sebut Mitra Driver Bisa Hemat Rp 500 Ribu Per Bulan

Rabu, 25 Mei 2022 19:24 Reporter : Merdeka
Pakai Motor Listrik, Gojek sebut Mitra Driver Bisa Hemat Rp 500 Ribu Per Bulan ilustrasi GoTo. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejak tahun lalu Gojek telah melakukan uji coba motor listrik. Untuk awal, Jakarta Selatan dipilih sebagai area uji coba. Di tahun ini, pihaknya juga menyebut akan menambah pasokan 5.000 motor listrik untuk uji coba. Lantas, bagaimana perkembangan uji coba sebelumnya?

VP Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda Handriawan mengatakan pihaknya kerap melakukan evaluasi terhadap penerapan motor listrik utamanya bagi mitranya. Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi catatan baik yang didapatkan mulai dari sisi teknis hingga pendapatan mitra.

"Dari sisi teknis, teknologi battery swapping pada armada kami, menemukan fakta di mana proses yang dilakukan oleh mitra kami itu lebih cepat dan mudah. Prosesnya itu kurang dari 1 menit," kata pria yang karib disapa Andri saat diskusi publik bertema Mengulik Sustainability Sektor Transportasi Lewat Teknologi yang digelar Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) secara daring, Rabu (25/5).

Kemudian, lanjut Andri, strategi ini ternyata mampu menekan pengeluaran para mitra driver. Dengan kata lain, terjadi penghematan dari sisi biaya operasional. Berdasarkan hasil survei Gojek, biaya operasional mitra driver bisa ditekan hingga ratusan ribu rupiah.

"Ini penting bagaimana kami bisa memfasilitasi mitra driver kami yakni dengan menurunnya biaya operasional mereka. Mayoritas mitra menghemat biaya operasional Rp 500.000 hingga Rp 700.000 per bulan," ungkap Andri.

Fakta penghematan penggunaan kendaraan listrik dari sisi operasional itu pun diamini oleh Fabby Tumiwa. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) ini mengatakan, dari segi investasi untuk membeli kendaraan listrik saat ini memang masih terbilang mahal, sebagai contohnya mobil listrik.

"Namun dari sisi perawatan dan operasional, itu jauh lebih terjangkau," kata dia.

Sebelumnya, Gojek bersama TBS Energi Utama melakukan joint venture dengan mengadakan kesepakatan dengan Gogoro untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicles/EV) di Indonesia.

Gogoro sendiri adalah perusahaan teknologi global dalam ekosistem baterai swap. Gogoro pun kerap menghadirkan inovasi untuk mendesain kendaraan listrik, baterai pintar, dan layanan advanced cloud, serta pengelolaan ketersediaan dan keamanan baterai.


[faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Gojek
  3. Kendaraan Listrik
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini