Netflix dan Disney+Hotstar Dorong Penjualan Segmen Digital MD Pictures

Jumat, 26 November 2021 11:21 Reporter : Syakur Usman
Netflix dan Disney+Hotstar Dorong Penjualan Segmen Digital MD Pictures Netflix. ©2018 Droid-Life.com

Merdeka.com - MD Pictures, perusahaan media dan film nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, semakin agresif di luar layar lebar untuk mendapat sejumlah pendapatan, termasuk konten Direct To OTT, Seri OTT Asli, dan Perpustakaan serta Lisensi Film Terkini.

Emiten dengan kode FILM ini juga telah mendapat kontrak lisensi multitahun dengan semua platform online utama termasuk Disney +Hotstar, Viu, WeTV, Netflix, iFlix, Vidio.com, MOX, MAXstream, dan iTunes.

Alhasil, penjualan bersihnya melonjak signifikan, yakni 117,3 persen dari Rp 84,2 miliar di kuartal III 2020 menjadi Rp 183 miliar di kuartal III-2021. Kontributor penjualan adalah kategori film yang terdiri dari digital, cinema, dan televisi; serta tambahan kontributor penjualan yaitu penyewaan gedung dan penyewaan peralatan syuting.

Segmen distribusi digital juga tumbuh secara eksponensial sebesar 279,4 persen menjadi Rp 157 miliar per kuartal tahun ini, dan menjadi kontributor pendapatan terbesar (85,8 persen) terhadap pendapatan usaha MD Pictures. Kinerja penjualan digital yang kuat memungkinkan Film membukukan laba bersih Rp 19,2 miliar.

Manoj Punjabi, Presiden Direktur MD Pictures, menjelaskan kinerja MD Pictures yang berbalik ke arah positif dan pertumbuhan penjualan digital yang luar biasa. Produksi digital telah meningkat secara dramatis dengan komitmen massal multitahun dari beberapa platform online utama.

"Kami merencanakan menargetkan produksi minimal 20 film Direct To OTT dan 16 Seri OTT Asli per tahun dengan peningkatan hasil produksi signifikan tahun-tahun mendatang. Revolusi video online telah dimulai, dan kami berkomitmen untuk menyediakan konten premium Indonesia ke semua platform digital, serta melanjutkan kepemimpinan pasar kami di pasar bioskop yang sedang berkembang,” ujar Manoj dalam rilisnya.

MD Pictures telah menarik investor global, seperti Tencent Holdings dari China, untuk mengambil saham minoritas di FILM. Hal ini menunjukkan minat dan pandangan positif mereka terhadap industri konten Indonesia serta kepercayaan pada kepemimpinan pasar dan potensi pertumbuhan MD Pictures.

Di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), perseroan menyetujui pengangkatan Shania Punjabi sebagai Presiden Komisaris FILM. Shania Punjabi sebelumnya adalah Direktur MD Pictures dengan memiliki gelar Bachelor of Science di bidang Ekonomi dari The Wharton School, University of Pennsylvania, AS.

Setelah pengangkatan presiden komisaris baru, berikut susunan dewan komisaris dan direksi perseroan:

Presiden Komisaris : Shania Punjabi
Komisaris Independen : Sanjeva Advani

Presiden Direktur : Manoj Dhamoo Punjabi
Direktur : David Elliott Ulmer, Jr
Direktur : Sajan Lachmandas Mulani
Direktur : Priyadarshi Anand [sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini