MWC 2020 Batal, Ini Kata Pengamat Soal Rencana Huawei

Jumat, 14 Februari 2020 16:01 Reporter : Indra Cahya
MWC 2020 Batal, Ini Kata Pengamat Soal Rencana Huawei MWC 2019. ©2019 wearable.com

Merdeka.com - GSMA selaku penyelenggara acara Mobile World Congress (MWC) memutuskan membatalkan gelaran teknologi mobile terbesar dunia tersebut.

Keputusan ini diambil karena pertimbangan kekhawatiran global terhadap penyebaran virus corona, dan banyaknya perusahaan peserta MWC 2020 menarik diri dari acara tersebut.

Dengan dibatalkannya MWC 2020 di Barcelona, Spanyol tersebut, dapat dipastikan sejumlah vendor menelan kerugian besar-besaran.

"Pastinya vendor yang sudah menjadi partisipan di MWC 2020 merasa dirugikan, karena mereka sudah melakukan banyak persiapan." ucap Lucky Sebastian, pengamat gadget Indonesia berdasarkan laporan Tekno Liputan6.com.

"Mereka pasti sudah melakukan banyak hal, mulai dari pengaturan sarana, panggung, marketing, pembicara, undangan, dan lain sebagainya."

"Ambil contoh Huawei, mereka kalau memamerkan jaringan lebih repot lagi, berarti sudah siap-siap dan test jaringan di area. Pasti kerugian dari sisi biaya besar, belum lagi niatan marketing yang jadi terhambat," paparnya.

1 dari 1 halaman

Rencana Cadangan

Lebih lanjut, Lucky juga menjawab tentang kemungkinan sejumlah vendor bilamana tetap menggelar acara di Barcelona meskipun MWC 2020 resmi diadakan.

"Kalau memang tetap diadakan, selain arena utama di MWC itu sekitarannya banyak gedung-gedung eksibisi. Jadi bagi vendor yang tetap ingin melakukan launching, bisa menggunakan gedung eksibisi lain."

Meski begitu, Lucky melihat vendor smartphone memang harus memiliki rencana lain segera agar momentum peluncuran produk mereka tidak hilang begitu saja.

"Momen atau waktu yang pas ini penting untuk vendor dalam persaingan yagg ketat. Ketika mundur terlalu lama, bisa jadi kehilangan momen lagi atau diserobot yang lain. Jika sudah siap sebaiknya cari tempat lain dan segera memperkenalkan produknya," ungkap Lucky.

Adapun salah satu rencana candangan lain yang dapat dipakai adalah gelar live streaming peluncuran produk seperti Sony.

"Bisa juga gelar live streaming seperti Sony untuk peluncuran, tapi memang ada momendimana para influencer dan media sekalipun jadi tidak bisa memberikan pendapat, seperti hands-on dan lain-lain," jawabnya.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Yuslianson [idc]

Baca juga:
Essential Akhirnya Berhenti Beroperasi
Ini Spesifikasi Mi 10 dan Mi 10 Pro, HP Xiaomi Paling Bertenaga!
Xiaomi Resmi Rilis Flagship Terbaru Mi 20 dan Mi 10 Pro, Ini Harganya!
Samsung Target Penjualan 2,5 Juta Unit Galaxy Z Flip di 2020
Galaxy S20 Series Rilis, Apakah Samsung Bakal Turunkan Harga Galaxy S10?
Tak Lanjut Pakai nama S11, Ini Alasan Penamaan Samsung Galaxy S20
Dijual Hampir 22 Juta, Samsung Galaxy Z Flip Ludes Dalam Satu Jam

Topik berita Terkait:
  1. Smartphone
  2. Teknologi
  3. Huawei
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini