Microsoft-Asean Foundation gelar pelatihan IT bagi pemuda

Rabu, 19 September 2012 10:17 Reporter : Ikhwan Arief Prihastian
Microsoft-Asean Foundation gelar pelatihan IT bagi pemuda microsoft. James M Phelps, Jr / Shutterstock.com

Merdeka.com - ASEAN Foundation bekerjasama dengan Microsoft menggelar pelatihan teknologi informasi dan komunikasi untuk 20.000 pengusaha muda dari kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Program pelatihan untuk usaha kecil menengah (UKM) itu didanai oleh Microsoft sebesar Rp 2,85 miliar dan menyasar pengusaha berusia 16-25 tahun.

UKM merupakan tulang punggung kebanyakan negara di kawasan ASEAN. Melalui kemitraan ini, Microsoft ingin memberdayakan generasi muda untuk memulai bisnis usaha mereka sendiri atau menciptakan sendiri peluang mereka. Menurut Microsoft, kemampuan memanfaatkan teknologi akan meningkatkan taraf hidup serta pengembangan sosial dan ekonomi di setiap negara.

Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Makarim Wibisono menyambut baik kerjasama dan bantuan dari Microsoft tersebut. Makarim mengatakan visi program pelatihan teknologi informasi dan komunikasi tersebut tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan dan persaingan antar pengusaha mikro di Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, namun kesuksesannya juga akan menggiring pelaksanaan proyek serupa di masa yang akan datang pada negara ASEAN lainnya.

"Melalui kolaborasi kami dengan Microsoft, ASEAN Foundation siap membantu masyarakat di seluruh wilayah dengan menyadari peluang yang lebih besar melalui perbaikan akses terhadap teknologi informasi," kata Makarim pada Antara (18/09).

Pelatihan teknologi yang menjadi proyek percontohan itu akan berjalan selama kurun 24 bulan ke depan. Proyek tersebut diharapkan akan menjangkau lebih dari 20.000 orang pemuda, pelajar, dan wanita di empat negara ASEAN yakni Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Program tersebut juga diharapkan dapat menanggulangi jumlah pengangguran yang meningkat khususnya di kalangan anak muda. Menurut Organisasi Buruh Internasional pada September 2012, jumlah anak muda yang menjadi pengangguran di Asia Tenggara dan Pasifik diperkirakan meningkat dari 13,1 persen pada 2012 menjadi 14,2 persen pada 2017. [ikh]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Microsoft
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini