Menkominfo: Technopreneur baru lebih barokah ketimbang cari kerja

Kamis, 21 April 2016 18:38 Reporter : Fauzan Jamaludin
Menkominfo: Technopreneur baru lebih barokah ketimbang cari kerja Menkominfo Rudiantara. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintah tengah mencanangkan program 1000 technopreneur. Ditargetkan 1000 technopreneur itu diharapkan bisa terwujud pada tahun 2020. Setidaknya, dalam setahun tercetak sekitar 200 technopreneur baru.

Selain Indonesia diprediksikan bakal menjadi negara ekonomi digital terbesar se Asia, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan, ada banyak manfaat jika technopreneur tercipta di negeri ini.

Misalnya saja, dengan terciptanya technopreneur baru, maka akan berkorelasi dengan lapangan pekerjaan yang tercipta.

"Nantinya kalau lulus kuliah, diharapkan bukan mencari kerja tapi bikin kerjaan. Membuat lapangan kerja itu, nilai barokahnya lebih daripada mencari kerjaan," ujarnya saat acara Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) di kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta, Kamis (21/4).

Oleh sebab itu, untuk mewujudkan program tersebut, pemerintah mendukung kegiatan yang bernuansakan menciptakan technopreneur baru.

"Pemerintah yang jelas mendukung program-program terkait munculnya technopreneur baru," katanya.

Saat ini pemerintah memang sangat fokus mendorong sisi e-commerce Indonesia agar mampu tumbuh sepuluh kali lipat pada tahun 2020. Caranya adalah dengan program 1000 technopreneur. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Menkominfo
  2. Digital Startup
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini