Menkominfo ingin lebih banyak startup unicorn

Rabu, 11 Juli 2018 12:06 Reporter : Fauzan Jamaludin
Rudiantara. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah bukan kabar baru kalau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggalakkan startup lokal untuk segera menyandang gelar unicorn. Berbagai cara pun sudah dilakukan, seperti membawa perusahaan rintisan digital andalan Tanah Air ke Silicon Valley untuk 'digembleng', hingga memboyong mereka untuk mendekati investor.

Terbaru, Kemkominfo dikabarkan akan menggalang dana modal ventura berbasis teknologi yang akan dikumpulkan dari kalangan konglomerat dan pengusaha papan atas di Indonesia. Nantinya, rencana tersebut akan dieksekusi selama enam bulan ke depan untuk startup lokal.

"Kami dan investor dari investor di Indonesia harus memasuki pasar teknologi," kata Menkominfo Rudiantara dalam pernyataannya sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (10/7/2018).

Pria yang karib disapa Chief RA ini berkata, rencana urunan dana dari konglomerat tersebut sekarang masih dalam tahap pembahasan strukturisasi dengan regulator keuangan negara, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sayang, Rudiantara enggan menjabarkan nominal donasi dari masing-masing investor dan totalnya secara keseluruhan.

Rudiantara justru berujar kalau ia sudah melakukan temu diskusi dengan kalangan konglomerat untuk bisa rembukan dan mendukung investasi seri A, B, dan C, serta bagaimana bisa mencapai tahap unicorn.

Untuk diketahui, unicorn adalah istilah bagi startup yang secara valuasi bisnis sudah mencapai angka USD 1 miliar. Diketahui kalau Sinar Mas Group sudah berinvestasi, begitu pun dengan Djarum dan Astra. Namun, Rudiantara mengungkap kalau ketiga investor tersebut saja tidaklah cukup.

Sekadar informasi, iklim startup di Indonesia saat ini dinilai cukup kondusif dan bisa memikat investor untuk menyuntikkan modalnya. Investor tertarik dengan salah satu faktor di mana demografis kalangan milenial di Indonesia gemar berbelanja online. Untuk sekarang, baru ada empat startup yang menyandang gelar unicorn, muai dari Go-Jek, Bukalapak, Tokopedia, hingga Traveloka.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Jeko I. R [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Menkominfo
  2. Digital Startup
  3. Teknologi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini