Masih jomblo? Layanan eSynchrony bisa bantu temukan jodoh

Rabu, 20 Januari 2016 09:40 Reporter : Fauzan Jamaludin
Masih jomblo? Layanan eSynchrony bisa bantu temukan jodoh eSynchrony. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tren online dating atau kencan online masih terus tumbuh subur di tanah air. Perubahan perilaku sosial masyarakat Indonesia dalam hal mencari jodoh membuat para lajang tidak segan untuk mencari pasangan hidupnya di ranah online.

Menjamurnya dating online di Indonesia, yang rata-rata memiliki hampir 2000 anggota, membuktikan bahwa pangsa pasar ini masih terbuka lebar dan terus bertumbuh. Ditambah lagi penetrasi internet di Indonesia mencapai lebih dari 30 persen dari total penduduk Indonesia. Selain itu, Indonesia juga mengalami peningkatan dalam hal penggunaan smartphone. Diperkirakan di 2018 ada sekitar 100 juta pengguna smartphone di Indonesia.

Memahami potensi ini, biro jodoh terbesar Asia Tenggara yang berasal dari Singapura Lunch Actually Group meluncurkan servis terbaru mereka eSynchrony di Indonesia.

Platform eSynchrony membantu para membernya untuk memilah dan menyetujui siapa saja yang berhak mengakses data pribadinya sebelum mereka bertemusecara langsung. Konsultan dari eSynchrony sendiri nantinya akan membantu untuk mengatur waktu pertemuan perdana atau kencan mereka.

Salah satu keunggulan kompetitif yang ditawarkan eSynchrony kepada calon kliennya adalah dari sisi data anggota yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan akun palsu, serta memberikan potensi kecocokan hingga mencapai 70 persen.

Dengan 11 tahun pengalaman dalam jasa perjodohan offline melalui Lunch Actually (yang resmi beroperasi di Indonesia sejak akhir tahun 2014), eSynchrony membuat proses pencarian pasangan jauh lebih mudah. MenurutViolet Liem, Co-Founder dan CEO Lunch Actually Group, para pekerja profesional yang masih lajang dan memilki kesibukan di tempat kerja dapat menikmati kemudahan mencari calon pasangan hidupnya melalui website ataupun aplikasi mobile eSynchrony.

Ada proses verifikasi data di setiap profil member yang bergabung bersama eSynchrony memberikan jaminan kepada para member bahwa mereka memilki keaslian data profil serta serius ingin mencari pasangan.

"Layanan kami hanya untuk mereka yang benar-benar serius mencari pasangan hidup. Kami meminimalisir sekecil mungkin potensi fake profile. Apalagi nantinya, mereka yang sudah cocok melalui dunia maya akan kami pertemukan dalam kencan nyata. Bisa dibayangkan kalau pertemuan pertama ini tidak didahului dengan proses yang terverifikasi sejak awal," tuturnya.

Setelah Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Hong Kong, dan Bangkok, Jakarta menjadi kota pilihan selanjutnya untuk peluncuran layanan ini. Bahkan di Singapura sendiri eSynchrony pun sudah mendapat akreditasi dari SDNdari pemerintah Singapura

"Pengalaman Lunch Actually di berbagai negara selama ini membuat kami menerima banyak masukan untuk menambah layanan baru, agar calon klien kami benar-benar bisa lebih mudah mencari pasangan hidupnya. Kami memadukan antara proses pencarian offline dengan intelligent profiling dalam dunia maya," tambahnya.

Untuk mendaftar di eSynchrony, calon anggota harus melewati 16 tes kompatibiltas. Ini merupakan tes kepribadian yang didesain untuk mengungkap profil calon member berdasarkan 16 kunci are kompatibiltas.Setelah itu, eSynchrony akan menghubungi membernya dan melakukan verifikasi data sekaligus juga bisa untuk berkonsultasi dengan dating consultant. Ketika akun sudah terverifiasi, mereka dapat melihat siapa saja member lain yang memiliki kecocokan dengan mereka berdasarkan kuis yang sudah mereka isi.

Meski baru diluncurkan pada April 2015 lalu, eSynchrony saat ini sudah memiliki 200 member di Indonesia.

"Karena tingginya tuntutan dunia pekerjaan, banyak lajang di Jakarta menghabiskan hampir seluruh waktu mereka untuk pekerjaan merejka. Terjebak di dalam rutinitas yang membuat mereka sulit untuk bertemu orang baru. Kami berharap kehadiran eSynchrony di Indonesia bisa menjadi solusi utama yang memudahkan bagi para lajang menemukan belahan jiwa mereka," ujarnya. [bbo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini