Mantan Kapolri Badrodin Haiti batal jadi Komisaris Utama Grab

Jumat, 17 Februari 2017 13:13 Reporter : Fauzan Jamaludin
Mantan Kapolri Badrodin Haiti batal jadi Komisaris Utama Grab Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mantan Kapolri Badrodin Haiti dikabarkan batal menjadi Komisaris Utama Grab Indonesia. Sementara sebelumnya, pihak Grab Indonesia sudah mengumumkan bahwa Badrodin Haiti menjabat sebagai Komisaris Utama. Hanya saja tiba-tiba terdengar kabar batal begitu saja.

Kepada Merdeka.com, dia pun bercerita asal muasal pembatalan tersebut. Menurutnya, jauh sebelumnya Grab pernah bicara dengannya dan diminta membantunya. Dia menyetujui tawaran Grab menjadi Komisaris Utama.

"Saat itu, saya tidak keberatan diangkat sebagai Presiden Komisaris di Grab. Kemudian mengurus administrasinya, saya setuju perubahan Anggaran Dasarnya saya sebagai Presiden Komisaris," jelasnya melalui pesan singkat, Jumat (17/2).

Hanya saja, sebelum Grab mengumumkan, dia sudah lebih dahulu diangkat sebagai Presiden Komisaris di PT Waskita Karya dan ada aturan tidak boleh rangkap jabatan di perusahaan swasta.

"Ternyata ada ketentuan korporasi di kementerian BUMN tidak boleh rangkap jabatan Presiden Komisaris di perusahaan swasta. Jadi dengan persetujuan Grab saya telah mengurungkan pengangkatan saya sebagai Presiden Komisaris Grab," katanya.

Terkait pemberitaan ini, pihak Grab belum bisa memberikan informasi lebih detail. Kata Juru Bicara Grab Indonesia, persoalan ini akan diinformasikan kembali.

"Kami masih nunggu update alias belum bisa komentar terlebih dahulu. Mohon maaf sebelumnya," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (17/2).

Badrodin sendiri selain pernah memangku jabatan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak April 2015 sampai Juli 2016, dia juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian pada Maret 2014 hingga April 2015.

Badrodin menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1982 dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1989. Sebelum menduduki dua posisi teratas di Kepolisian Republik Indonesia, Badrodin pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah di empat provinsi yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Jawa Timur. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini