KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Mampukah Q5 angkat pamor BlackBerry?

Kamis, 22 Agustus 2013 19:18 Reporter : Yoga Tri Priyanto
BlackBerry Q5. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah pertanyaan menggelitik yang tiba-tiba muncul menjelang peluncuran BlackBerry Q5, besok (22/8), mengenai apakah seri terbaru itu bisa menyelamatkan vendor asal Kanada tersebut di tengah berbagai krisis yang terus menerpanya.

BlackBerry seakan ingin menutup pasar smartphone asal China maupun ponsel android murah dengan merilis seri yang ditujukan untuk pengguna kelas menengah, mengingat handset yang kebanyakan tampil dengan warna hitam dan putih itu selama ini identik sebagai ponsel mewah berharga di atas Rp 5 juta.

Peluncuran BlackBerry Q5 sendiri digelar di tengah isu bakal dijualnya vendor tersebut setelah melewati pasar dengan berdarah-darah. Isu pembukaan BlackBerry Messenger ke Android dan iOS sebentar lagi juga menjadi taruhan yang mahal bagi pabrikan yang dipimpin oleh Thorsten Heins.

Apalagi, penjualan BlackBerry Z10 dan Q10 kelihatan tidak begitu menggembirakan. Meski Managing Director PT BlackBerry Indonesia Maspiyono Handoyo tak pernah berterus terang menyebut volume penjualannya, namun informasi dari sejumlah pemilik kios di pusat-pusat penjualan handset merupakan hal yang tak bisa dibantah, bahwa penjualan BlackBerry seri 10 cenderung lesu.

BlackBerry yang begitu menyihir pengguna ponsel di Indonesia lewat BlackBerry Bold pada tahun 2008 yang dilanjutkan dengan Onyx dan Bold 2 mungkin hanya tinggal kenangan. Apalagi, konsep BlackBerry Internet Service (BIS) yang sudah ditanggalkan di seri 10 membuat pasarnya makin menurun.

BlackBerry lupa, kalau pengguna handset di Indonesia menyukai hal-hal yang bersifat simple dan gratis. Konsep BIS membuat pengguna BlackBerry 'seolah-olah' gratis menggunakan fitur chatting BBM, email, dan browsing, dengan metode pembayaran yang simple, tidak serumit akses GPRS yang berbasis volume atau waktu.

Kini, BlackBerry mencoba bertarung di kelas menengah, kelas yang sebenarnya lebih berdarah-darah karena banyaknya pemain yang terlibat di dalamnya. Sekali lagi, pertaruhan tersebut bakal terjadi seiring dengan peluncuran komersial BlackBerry seharga Rp 3.999.000 tersebut, besok.

Baca Juga:
BlackBerry Z10 langgar aturan dagang Indonesia
BlackBerry sunat produksi smartphone pengusung OS BB 10
Belum juga dirilis, CrackBerry adakan sayembara berhadiah Z30
BlackBerry Z30 selangkah lagi rilis ke pasaran
BlackBerry jadi satu-satunya anak emas Pentagon [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Blackberry
  2. BlackBerry Q5
  3. Blackberry 10
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.