Malware-as-a-Service, Menjadi Penjahat Siber Akan Semakin Mudah

Selasa, 6 Desember 2022 09:20 Reporter : Merdeka
Malware-as-a-Service, Menjadi Penjahat Siber Akan Semakin Mudah Hacker. Rob Kints / Shutterstock.com

Merdeka.com - Sistem deteksi Kaspersky menemukan rata-rata 400.000 file berbahaya baru setiap hari selama 10 bulan terakhir. Sebagai perbandingan, sekitar 380.000 file tersebut terdeteksi setiap hari pada tahun 2021, dan ini menunjukkan peningkatan sebesar 5 persen. Secara total, sistem Kaspersky mendeteksi sekitar 122 juta file berbahaya pada tahun 2022, 6 juta lebih banyak dari tahun lalu.

Peneliti Kaspersky menemukan bahwa pangsa ransomware yang ditemui setiap hari meningkat sebesar 181 persen dibandingkan tahun 2021, mencapai 9.500 file enkripsi per hari. Di antara ancaman lainnya, solusi keamanan Kaspersky juga mendeteksi pertumbuhan 142 persen pangsa Downloaders – program berbahaya yang menginstal versi baru malware atau aplikasi yang tidak diinginkan pada perangkat yang terinfeksi.

"Mengingat begitu cepatnya lanskap ancaman memperluas jangkauannya dan jumlah perangkat baru yang muncul dalam kehidupan sehari-hari pengguna, sangat mungkin tahun depan kami tidak lagi mendeteksi 400.000 file berbahaya per hari, melainkan setengah juta!" kata Vladimir Kuskov, kepala penelitian anti-malware di Kaspersky dalam keterangannya, Selasa (6/12).

Yang lebih berbahaya, lanjut dia, adalah dengan pengembangan Malware-as-a-Service, setiap penjahat dunia maya pemula sekarang dapat menyerang perangkat tanpa pengetahuan teknis dalam pemrograman. Maka itu, menjadi penjahat dunia maya tidak pernah semudah ini sebelumnya.

"Sangat penting tidak hanya untuk organisasi besar tetapi juga para pengguna biasa untuk menggunakan solusi keamanan yang andal, sehingga menghindari menjadi korban para pelaku kejahatan siber tersebut. Pakar Kaspersky, pada gilirannya, akan melakukan yang terbaik untuk melindungi dari ancaman ini dan menyelamatkan pengguna dari kerugian sehingga pengalaman online sehari-hari mereka dapat benar-benar aman," ungkap dia.

Pada tahun 2022, pakar Kaspersky juga mengidentifikasi peningkatan 10 persen dalam pangsa file berbahaya yang menargetkan platform Android setiap hari. Jadi, selain file Windows dan Office, pengguna Android juga menjadi salah satu target favorit para penyerang online. Kampanye tahun 2022 Harly dan Triada Trojan yang terkenal dan telah menyergap ribuan pengguna Android di seluruh dunia, adalah contoh utama dari tren ini.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini