Makin lama, hacker makin menjadi-jadi

Kamis, 10 Oktober 2013 04:32 Reporter : Alvin Nouval
Makin lama, hacker makin menjadi-jadi Hacker. Rob Kints / Shutterstock.com

Merdeka.com - Polisi dunia maya diyakini akan makin kesulitan dalam menangkal serangan hacker seiring waktu. Hal ini dikarenakan hacker makin banyak dan makin rajin melakukan serangan.

Seperti yang dilansir oleh Fox Business (8/10), diketahui bahwa jumlah serangan hacker saat ini meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan data empat tahun lalu. Menurut studi dari Ponemon Institute, hal ini pun berdampak pada kerugian 78 persen lebih besar.

Pertumbuhan serangan hacker sendiri terjadi karena makin beragamnya cara hacker untuk merugikan target. Jika dulu hanya menggunakan skema phising, kini hacker makin rajin menggunakan tipe serangan DDoS yang lebih modern dan susah dihentikan.

"Ancaman juga melebar baik dari segi kemajuan teknologi yang digunakan, frekuensi serangan, dan kerugian finansial yang ditimbulkan," kata Frank Mong, GM of solutions Hewlett-Packard yang mendanai penelitian ini.

Kerugian yang dihasilkan sendiri beragam tergantung dari apa yang dialami korban. Ada yang bisa merugi USD 1,3 juta, bahkan ada pula yang harus merugi USD 58 juta.

Hal ini dikarenakan korban berasal dari pihak dengan latar belakang sangat besar. Beberapa korban seperti Adobe, Bank of America, hingga JPMorgan Chase.

Perusahaan macam ini sendiri juga tercatat harus mengeluarkan uang lebih untuk mengatasi serangan hacker. Tercatat, tahun lalu dibutuhkan dana setengah miliar Dollar dan waktu 24 hari untuk menyelesaikan masalah yang dimulai hacker. [nvl]

Topik berita Terkait:
  1. Hacker
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini