LG Electronics Gunakan Energi Terbarukan 100 Persen pada 2050

Rabu, 21 Juli 2021 17:30 Reporter : Syakur Usman
LG Electronics Gunakan Energi Terbarukan 100 Persen pada 2050 LG Indonesia perluas keterhubungan antarperangkat berbasis Internet of Thing. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Raksasa elektronik asal Korea Selatan, LG Electronics, mengumumkan komitmennya untuk beralih sepenuhnya ke energi terbarukan pada 2050. Visi ini dikatakannya sebagai komponen kunci dari strategi keberlanjutan perusahaan. Pengumuman ini tercantum dalam laporan LG Electronics Sustainability Report, yang dirilis untuk mencapai netralitas karbon pada 2030 melalui inisiatif "Zero Carbon 2030".

Pada inisiatif ini, LG berjanji mengurangi emisi karbon dalam tahap produksi hingga 50 persen dari standar 2017 pada tahun 2030. Transformasi ini akan dilaksanakan simultan dari wilayah demi wilayah mulai di Amerika Utara.

Setiap kantor dan lokasi manufaktur LG di kawasan tersebut akan didukung energi terbarukan dalam tahun ini. Fasilitas manufaktur LG di luar Korea Selatan lainnya ditargetkan untuk mengonversi 50 persen kebutuhan listriknya menjadi energi terbarukan dalam empat tahun ke depan.

LG sudah menyiapkan beberapa strategi untuk itu, termasuk memasang panel surya LG dengan efisiensi tinggi di gedung, memanfaatkan perjanjian pembelian listrik yang memungkinkan perusahaan membeli listrik langsung dari pemasok, memanfaatkan sertifikat Renewable Energy Credit (REC), dan berpartisipasi dalam Green Premium program di Korea yang akan membuat LG membeli energi bersih langsung dari Korea Electric Power Corporation (KEPCO).

Park Pyung-gu, Senior Vice President LG Electronics Safety & Environment Division, menjelaskkan komitmen LG untuk menciptakan kehidupan lebih baik untuk semua dapat diwujudkan dengan transisi LG ke energi terbarukan dan mencapai netralitas karbon.

“Di dunia sekarang, inovasi tidak hanya terjadi di laboratorium, tapi juga harus terjadi di pabrik dan fasilitas produksi kita. Pabrikan kini memiliki kesempatan sekali seumur hidup untuk memberikan generasi berikutnya dunia yang layak diwarisi. Di LG, kami mengambil tanggung jawab ini dengan sangat serius,” kata Park dalam rilisnya, Rabu (21/7).

Saat ini LG telah memasang modul surya dengan kapasitas 3,2 megawatt di lokasi manufaktur di Noida, India, yang juga menghasilkan listrik untuk menyalakan kantor administrasi LG. Proyek ini akan diperluas sebagai bagian dari Clean Development Mechanism (CDM) yang memungkinkan LG mendapatkan sertifikat pengurangan karbon dari Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). [sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini