Leo Tolstoy, novelis dan spiritualis hebat dunia ada di Google

Selasa, 9 September 2014 11:49 Reporter : Dwi Andi Susanto
Leo Tolstoy, novelis dan spiritualis hebat dunia ada di Google Google Doodle. © Google.com

Merdeka.com - Tahukah Anda bahwa ada sesuatu yang berbeda di tampilan laman pencari Google hari ini (09/09). Google menambahkan satu gambar berseri yang menceritakan hidup seseorang di atas bar pencarian utamanya.

Yang coba diceritakan Google melalui Doodle mereka hari ini adalah mengupas seseorang yang bernama Leo Tolstoy. Mungkin tidak banyak yang mengetahui siapa itu Leo Tolstoy.

Leo Tolstoy adalah seorang penulis, guru spiritual, filosof sekaligus politisi asal Rusia dengan nama asli Lev Nikolayevich Tolstoy. Pria yang lahir pada tanggal 09 September 1828 di Tula, Rusia ini dikatakan sebagai seorang novelis terhebat sepanjang masa. Dua novelnya yang mendunia berjudul War and Peace (1869) dan Anna Karenina (1877).

Tolstoy adalah anak ke-4 dari 5 bersaudara yang terlahir dari keluarga bangsawan di Rusia. Kedua orang tuanya meninggal pada saat dia masih sangat muda.

Di tahun 1844, Tolstoy mempelajari ilmu hukum dan bahasa di Kazan University. Walaupun berasal dari keluarga terpandang, namun justru tidak sedikit dari para pengajar di universitas dia menuntut ilmu mengatakan bahwa Tolstoy adalah seorang yang sangat susah untuk belajar dan mempelajari sesuatu. Oleh karenanya, Tolstoy memutuskan untuk keluar dari universitasnya itu pada pertengahan masa belajarnya dan menetap di Moscow serta Saint Petersburg.

Pada tahun 1851, dia dan saudara tertuanya, Nikolay, pergi ke Caucasus dan bergabung dengan tentara. Di tahun itulah, Tolstoy memulai hobinya yaitu menulis.

Di tengah perang yang berkecamuk, di sela-sela waktu istirahatnya, Tolstoy membunuh kepenatan dengan menulis. Tulisan pertamanya adalah menceritakan autobiografinya yang diberinya judul Childhood.

Di tahun 1852, tulisannya yang berjudul The Contemporary berhasil dipublikasikan untuk pertama kali. Di tahun 1984, Tolstoy membuat sekuel dari Chilhood dengan judul Boyhood.

Dari tahun ke tahun, Tolstoy terus membuat karya tulis serta cerita dan novel yang dikerjakannya di tengah perang dan keadaan yang sangat tidak menentu.

Setelah ikut berperang di Crimean War pada bulan Agustus 1855, Tolstoy memutuskan untuk pensiun dari ketentaraan dan kembali ke Rusia. Di tahun 1857, Tolstoy kembali menelurkan sekuel dari Childhood yang berjudul Youth. Dengan lahirnya Youth ini, maka lengkap sudah cerita trilogy dari Tolstoy yaitu, Childhood, Boyhood dan Youth.

Pada tahun 1860, dia membuat satu novel yang akhirnya menjadi sangat terkenal tidak hanya di Rusia, melainkan hampir di seluruh dunia berjudul "War and Peace." Melanjutkan kesuksesan War and Peace, Tolstoy kembali merilis novel lainnya yang kembali menoreh kesuksesan berjudul Anna Karenina.

Namun, di tengah kesuksesan novel dan banyak tulisannya itu, ternyata tidak membuat Tolstoy merasa bangga. Dia bahkan dikabarkan mengalami depresi yang sangat dalam dan krisis akan spiritual atau agama.

Awalnya, dia menganut agama yang diajarkan di sebuah gereja orthodox di Rusia, namun kemudian Tolstoy berganti menganut Kristen. Tidak seberapa lama dia kembali goyah dan akhirnya menciptakan sisi spiritual sendiri yang dia percaya. Dari situlah tercipta satu tulisan yang berjudul The Mediator pada tahun 1883. Pada tahun 1886, sebuah tulisannya dalam bentuk novel yang akhirnya dikenal sepanjang masa berjudul The Death of Ivan Ilyich tercipta.

Seiring dengan hidupnya yang sangat 'hiruk pikuk' akan sosial dan agama, selain meluangkan waktu untuk menulis, Tolstoy juga mengajarkan moral yang mengantarkannya menjadi seorang pemimpin keagamaan dengan misi membuat manusia itu untuk tidak takut kepada setan dan percaya bahwa Tuhan ada untuk manusia.

Pada tanggal 20 November 1910, Tolstoy akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Dia dimakamkan di pemakaman keluarga di Yasnaya Polyana, Tula, Rusia.

Dari kisah perjuangan hidupnya sampai dengan karya-karya tulisan serta novelnya dan juga inspirasinya terhadap dunia, hal itulah yang membuat Google membuatkan tribut berupa Doodle di ulang tahun Tolstoy yang ke 186 ini. [das]

Topik berita Terkait:
  1. Internet
  2. Teknologi
  3. Google Doodle
  4. Google
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini