Lazada sebut inisiasi bulan jualan online nasional

Selasa, 5 Desember 2017 08:34 Reporter : Fauzan Jamaludin
Lazada sebut inisiasi bulan jualan online nasional Lazada. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi Online Revolution (Revolusi Online) yang telah dimulai pada 11 November 2017 lalu telah memicu munculnya ‘kehebohan berbelanja online’ yang telah membuka keran yang seluas-luasnya bagi pembeli maupun penjual untuk berinteraksi.

Sehubungan dengan itu Lazada menginisiasi Bulan Jualan Online Nasional (BUJONAS) pada Desember 2017.

Berdasarkan data similar web pada bulan April hingga Juni 2017 saja, tercatat Lazada Indonesia telah dikunjungi lebih dari 58 juta kali per bulannya.

Melihat antusiasme konsumen saat Online Revolution kemarin, tidak mengherankan bila Lazada Indonesia mencatat kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) yang signifikan saat 11 November, dengan sebagian besar seller di marketplace juga menikmati kenaikan transaksi yang besar.

“Hadirnya Online Revolution dan partisipasi Lazada dalam Harbolnas selain untuk memanjakan para konsumen Lazada di seluruh Indonesia, juga sebagai kesempatan bagi para seller termasuk UMKM untuk dengan lebih mudah memberikan produk dan pelayanan terbaik mereka ke konsumen di seluruh Indonesia," ujar Florian Holm, Co-CEO Lazada Indonesia dalam keterangan resminya, Selasa (5/12).

Melalu program BUJONAS selama Desember ini , ditambahkannya, pihaknya akan memberikan kesempatan bagi para seller yang memiliki kinerja terbaik untuk dipromosikan toko onlinenya dengan berbagai cara.

"Ini merupakan kesempatan baik bagi UMKM untuk sukses di marketplace," katanya.

Program Bulan Belanja Online Nasional (BUJONAS) yang berlangsung selama bulan Desember 2017 ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak lagi UMKM berjualan online dan mengunakan momentum Harbolnas juga Year End Sale untuk meningkatkan transaksinya serta menjadi modal sukses berjualan online di marketplace dalam jangka panjang.

“Selama bulan Desember, Lazada Indonesia akan memberikan berbagai fasilitas istimewa bagi para seller, antara lain subsidi ongkos kirim selama 1 bulan, untuk memotivasi mereka agar dapat memenuhi lebih banyak lagi pesanan konsumen. Lalu ada juga subsidi dalam bentuk voucher potongan harga bagi para konsumennya, untuk mendorong lebih banyak transaksi bagi para seller tersebut. Diharapkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para seller untuk meningkatkan penjualannya,” tambah Florian

Disamping itu, Lazada juga akan menerapkan sistem kompensasi baru bagi para seller dengan kinerja operasional terbaik. Bagi seller dengan barang berkualitas, penjualan tinggi, pengiriman tepat waktu dan menanggapi konsumen dengan baik akan mendapatkan kesempatan lebih banyak dibandingkan seller yang lain untuk dipromosikan dengan berbagai mekanisme di Lazada.co.id.

Melalui program BUJONAS ini dan peningkatan kapasitas sistem Lazada yang kini dapat melayani transaksi hingga 90 juta per hari, diharapkan dapat menstimulasi para partisipasi UMKM berjualan online dan dapat berkontribusi pada perekonomian daerah masing-masing dan Indonesia secara keseluruhan. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. E Commerce
  3. Lazada
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini