Lawan Hoaks, WhatsApp Luncurkan Kampanye Edukasi Publik

Jumat, 20 November 2020 09:00 Reporter : Merdeka
Lawan Hoaks, WhatsApp Luncurkan Kampanye Edukasi Publik Ilustrasi WhatsApp. ©2019 androidpolice.com

Merdeka.com - WhatsApp meluncurkan kampanye untuk mengedukasi masyarakat tentang cara mengenali dan mencegah penyebaran disinformasi di Indonesia. Dalam acara bertajuk “Hempaskan Hoaks Semudah ABC: Jari Pintar untuk Negeri”, WhatsApp mengajak masyarakat Indonesia atasi hoaks dengan tiga langkah mudah ABC: Amati konten pesan, Baca sampai habis, Cek sumber informasi. Kampanye ini didasarkan oleh upaya penjangkauan seluruh komunitas Indonesia yang dilakukan oleh WhatsApp selama setahun terakhir menjelang Pilkada 2020.

"WhatsApp sangat berkomitmen memberantas isu disinformasi yang marak, inilah sebabnya kami terus-menerus membarui produk kami guna berkontribusi terhadap tantangan sosial ini," kata Sravanthi Dev, Direktur Komunikasi WhatsApp APAC.

"Kami juga sangat antusias dapat memperkenalkan Kampanye ‘Jari Pintar ABC Hempaskan Hoaks’ hari ini. Kampanye ini mencakup peluncuran versi terbaru chatbot pengecek fakta hasil kerja sama WhatsApp dengan MAFINDO, serta kolaborasi dengan komunitas pemeriksa fakta dan influencer di media sosial untuk menyosialisasikan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat Indonesia melawan disinformasi," tambah dia.

Agar membuat pesan ini menjadi lebih menarik dan mudah untuk diingat, WhatsApp mengemas tiga langkah mudah ABC dalam bentuk jingle yang seru, diikuti dengan tantangan menari (dance challenge) hasil koreografi bintang TikTok yang sedang naik daun, Triarona. WhatsApp juga bermitra dengan komedian Abdul Kadir dan tokoh masyarakat Rosianna Silalahi untuk menyebarluaskan pesan penting ini di berbagai platform, termasuk Facebook dan Instagram.

Selain itu, WhatsApp juga bekerja sama dengan Mendoan, podcast kekinian yang disampaikan dalam dialek Jawa, serta sejumlah stasiun radio untuk semakin menjangkau pelosok Indonesia. Melalui upaya ini, WhatsApp berharap dapat membantu masyarakat lintas generasi agar menjadi lebih kritis terhadap informasi yang beredar di aplikasi perpesanan dan lebih peka sebelum meneruskan pesan yang diterima.

Baca Selanjutnya: Pengecekan fakta melalui chatbot MAFINDO...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. WhatsApp
  3. Hoaks
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini