Laser nanosensor dapat mendeteksi bakteri dalam beberapa menit

Kamis, 4 Juli 2013 10:27 Reporter : Sannidya Ayu Andriana
Laser nanosensor dapat mendeteksi bakteri dalam beberapa menit Laser nanosensor pendeteksi bakteri. ©2013 Popsci.com

Merdeka.com - Sebuah nanosensor seukuran kotak korek api dapat memindai keberadaan bakteri, serta mengetahui efektifitas dari sebuah antibiotik dalam beberapa menit. Tidak lagi membutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu.

Dilansir Popsci (2/7), Para peneliti di EPFL, Swiss Federal Institute of Technology in Lausanne mengembangkan sebuah tuas selebar rambut manusia yang dapat bergetar ketika mendeteksi adanya gerakan metabolisme bakteri.

pendeteksi bakteri

Getaran tersebut kemudian diukur melalui laser yang mencerminkan tuas tersebut, lalu mengubahnya menjadi arus listrik yang dapat dibaca oleh dokter, seperti EKG (elektrokardiograf). Ketika sinyal mereda, itu berarti bahwa bakteri telah mati. Sistem ini dijelaskan dalam sebuah makalah yang diterbitkan secara online minggu ini di Nature Nanotechnology.

Sensor ini dapat digunakan untuk memantau pengobatan pada orang dengan bakteri antibiotik resistan. Peneliti juga menyarankan teknik ini untuk dapat digunakan pada pengobatan kanker, untuk mengukur sel tumor di tempat bakteri berada. [sny]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Teknologi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini