Laboratorium Vaksin Covid-19 Disebut Rentan Peretasan

Kamis, 18 Juni 2020 14:31 Reporter : Indra Cahya
Laboratorium Vaksin Covid-19 Disebut Rentan Peretasan Ilustrasi Hacker. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Agensi-agensi intelijen Inggris kini tengah berusaha keras mencegah peretas dari berbagai negara untuk mencuri rahasia berisi vaksin potensial untuk pandemi Covid-19.

Informasi ini disampaikan oleh kepala Government Communication Headquarters (GCHQ), Jeremy Fleming, sebagaimana dikutip dari The Guardian via Tekno Liputan6.com.

Fleming mengatakan, para hacker tengah menarget infrastruktur kesehatan Inggris beserta sejumlah laboratorium kelas dunia yang kini meneliti virus corona. Fleming menyebut, para hacker kerap kali menggunakan teknik sederhana untuk melakukan aksinya.

"Kami mengetahui, apakah itu ulah negara ataupun kriminal, mereka mencoba mencuri sesuatu yang sensitif bagi kami," katanya.

Untuk itu, agensi intelijen maupun otoritas Inggris kini tengah memprioritaskan perlindungan sektor kesehatan dari ancaman kejahatan siber.

"Terutama adalah terkait masalah vaksin," tutur dia.

Fleming juga menyebut, hacker kerap memburu kerentanan-kerentanan yang bersifat mendasar.

"Misalnya mencoba membujuk agar orang mengeklik sesuatu, saat orang itu tidak sadar, para hacker bisa saja mendapatkan password ataupun data lainnya," katanya.

Ia tak secara langsung menyebut Tiongkok atau negara lainnya sebagai dalang serangan hacker. Namun, seorang sumber orang dalam menyebut, pemerintah Tiongkok terlibat atas hal ini.

Baca Selanjutnya: AS Juga Ditarget...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Vaksin Corona
  3. Peretas
  4. Aksi Hacker
  5. Sains
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini