Kurangnya Inovasi Jadi Kambing Hitam Turunnya Penjualan iPhone

Senin, 14 Januari 2019 11:00 Reporter : Indra Cahya
Kurangnya Inovasi Jadi Kambing Hitam Turunnya Penjualan iPhone iPhone XS, XS Max, XR. ©2018 PC Magz

Merdeka.com - Sudah bukan rahasia lagi kalau Apple sedang mengalami penurunan pemasukan, yang salah satu kambing hitamnya adalah turunnya penjualan trio iPhone terbaru di China.

Namun, kambing hitam sesungguhnya disuarakan oleh badan ekonomi dari Taiwan.

Menurut laporan dari Digitimes, badan perencanaan ekonomi dari Taiwan, National Development Council (NDC), menyebut bahwa model iPhone baru memiliki penjualan yang buruk karena kurangnya inovasi. Pernyataan ini dibuat ketika rapat kabinet di Taiwan pada Kamis (10/1/2019).

Karena hal ini, Apple dilaporkan telah memotong produksi pasokan hardware sebesar 10 persen untuk kuartal pertama tahun ini.

Taiwan sendiri merupakan rumah bagi para pemasuk iPhone, yakni TSMC yang membuat prosesor, Largan Precision yang membuat kamera, serrta Foxconn yang merupakan perakit produk iPhone. Tentu bisnis iPhone sangat berpengaruh pada ekonomi Taiwan.

Analis dari Wall Street memprediksikan bahwa penjualan iPhone di kuartal pertama 2019 ini akan turun sebanyak 20 persen dengan hanya 41,8 juta unit. Angka ini turun dari tahun lalu yang mampu menjual iPhone sebanyak 52,21 juta unit di kuartal pertama.

Hal ini sebenarnya tak lagi merupakan fakta yang absah secara data karena Apple tak lagi mau untuk membagi hasil penjualannya. Namun analis melakukan prediksi dan analisis berdasarkan deretan bukti.

iPhone sendiri hanya melakukan beberapa perubahan dalam hal dapur pacu dan fitur, namun tidak di aspek desain dan juga tampilan. Sementara, harga iPhone tersebut mengalami kenaikan secara signifikan dan terbentur banyak sekali kompetitor dengan tawaran aspek yang lebih menarik. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Apple
  2. IPhone XS
  3. Smartphone
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini