Kemkominfo tunda selama tiga bulan penerapan tarif baru interkoneksi

Kamis, 3 November 2016 14:40 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ilustrasi interkoneksi. © Techpolicydaily.com

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah memutuskan terkait implementasi biaya interkoneksi dan Penyampaian Penetapan Perubahan DPI milik PT Telkom Tbk dan PT Telkomsel tahun 2016. Hal itu disampaikan melalui keterangan resmi Kemkominfo.

Plt Kepala Humas Kemkominfo, Noor Izza mengatakan, bahwa surat penyampaian itu sudah dikirim dan ditujukan kepada Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia, PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat, PT XL Axiata, PT Hutchison 3 Indonesia, PT Smart Telecom, PT Smartfren Telecom, PT Sampoerna Telekomunikasi, PT Batam Bintan Telekomunikasi.

"Tetap memberlakukan besaran biaya interkoneksi yang telah disepakati pada PKS masing-masing atau berdasarkan besaran biaya interkoneksi yang telah diimplementasikan tahun 2014 berdasarkan surat Kemkominfo Nomor: 118/KOMINFO/DJPPI/PI.02.04/01/2014 tanggal 30 Januari 2014 perihal Implementasi Biaya Interkoneksi tahun 2014, sampai dengan ditetapkannya besaran biaya interkoneksi berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh verifikator independen, paling lambat 3 (tiga) bulan sejak tanggal 2 November 2016," ujarnya dalam siaran pers.

Hal ini berarti biaya interkoneksi lintas operator (offnet) masih menggunakan skema lama Rp 250 atau belum diturunkan 26 persen menjadi Rp 204. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Isu Tarif Interkoneksi Baru
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini