Kemkominfo Blokir 2.000 Lebih Video Penembakan di Masjid Selandia Baru

Selasa, 19 Maret 2019 13:10 Reporter : Merdeka
Kemkominfo Blokir 2.000 Lebih Video Penembakan di Masjid Selandia Baru Penembakan di Masjid Al Noor Selandia Baru. ©2019 REUTERS/SNPA/Martin Hunter

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), menyatakan telah menghapus lebih dari 2.000 video penembakan di Selandia Baru hingga Senin pagi (18/3). Menurut Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, hingga kini proses penyaringan konten video kekerasan tersebut masih berjalan.

"Kami sudah langsung keluarkan permintaan untuk blokir, tidak lama setelah peristiwa itu. Ini di Indonesia saja yang dilakukan oleh tim AIS kami," kata dia di Jakarta.

Lebih lanjut, kata dia, semua konten yang disaring dan dihapus berbentuk video. Berdasarkan rincian data dari Kemkominfo per Senin pagi, total ada 2.856 video penembakan yang sudah dihapus.

Dari jumlah tersebut, Instagram merupakan platform yang paling banyak dipakai untuk menyebarkan video teror itu. Total, ada 1.501 video yang dihapus dari platform berbagi foto dan video singkat Instagram. Kemudian di Twitter ada 856 video yang dihapus, 355 video yang dihapus dari Facebook dan 144 video yang dihapus dari YouTube.

Sebelumnya, telah terjadi insiden penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru yang membuat panik sekitar 300 jemaah salat Jumat.

Dilansir dari situs berita TVNZ, Jumat (15/3), seorang saksi mata mengatakan kepada wartawan New Zealand Stuff, dia mendengar setidaknya 20 tembakan, dan melihat empat orang tergeletak bersimbah darah. Tiga korban penembakan adalah perempuan dewasa, dan seorang lainnya adalah gadis cilik.

Lebih kejam, Pria pelaku penembakan di masjid di Kota Christchucrh, Selandia Baru melakukan aksinya dengan menyiarkan secara langsung (live streaming) di akun Facebooknya. Pria itu diketahui bernama Brenton Tarrant (28). Tarrant melakukan aksinya saat jemaah di Masjid Al Noor, Christchucrh sedang bersiap melaksanakan salat jumat.

Reporter: Agustin Setyo Wardani

Sumber: Liputan6.com [faz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini