Kelas Pintar Disebut Mampu Penuhi Kebutuhan Sekolah

Rabu, 19 Agustus 2020 17:17 Reporter : Merdeka
Kelas Pintar Disebut Mampu Penuhi Kebutuhan Sekolah Kelas Pintar Disebut Mampu Penuhi Kebutuhan Sekolah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kelas Pintar, sebuah platform pendidikan, diklaim tidak sekadar menyediakan solusi pembelajaran efektif dengan literasi lengkap sesuai kurikulum, tapi juga menyediakan fitur untuk memaksimalkan peran masing-masing stake holder di ekosistem pendidikan.

Baik yang terkait dengan administrasi, aktifitas belajar mengajar, hingga monitoring. Kelas Pintar bahkan menanamkan student analytic dalam sebuah kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) berbasis data dalam jumlah besar (Big Data), sebagai bagian dari upaya memberikan pendidikan terbaik kepada para peserta didik.

"Disini, kami tidak sedang bicara sistem pendidikan 10-15 tahun mendatang. Kami bicara tentang hari ini, dimana sekolah, guru, orang tua, dan para murid, sudah dan sedang menggunakan platform pendidikan masa depan dari Kelas Pintar untuk kegiatan belajar mengajar di masa sekarang ini," ujar Fernando Uffie, Founder Kelas Pintar dalam keterangan persnya, Rabu (19/8).

2 dari 2 halaman

Hal tersebut diamini Kepala sekolah SMP Negeri 1 Bekasi, Euis Siti Halimah. Menurutnya, kesulitan yang dihadapi dunia pendidikan dimasa pandemi Covid-19, bisa menjadi momen bagi dunia pendidikan untuk bertransformasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi para penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi untuk melihat ekosistem pendidikan tanah air secara lebih menyeluruh.

"Kami mengapresiasi Kelas Pintar yang tidak hanya menyasar masing-masing stake holder secara parsial, melainkan sebagai sebuah kesatuan dalam sebuah ekosistem pendidikan. Ini penting, karena bagi sekolah, angkatan Covid-19 dan angkatan-angkatan selanjutnya harus memiliki kualitas yang sama atau bahkan lebih baik dari angkatan angkatan sebelumnya," ujar dia.

Begitu juga dengan pendapat dari kepala Sekola SMK Gema Karya Bahana, Andi Murgeim. Kata dia, sebuah platform pembelajaran online harusnya bisa mengakomodasi kebutuhan sekolah ataupun institusi pendidikan formal dalam menjalankan fungsinya, baik dimasa pandemi ataupun ke depannya.

"Menggunakan platform Kelas Pintar, para guru di sekolah kami bisa menjalankan perannya dan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Sementara bagi para siswa, selain menggunakan platform Kelas Pintar di jam sekolah, mereka juga bisa menggunakan platform yang sama untuk belajar di luar jam sekolah. Dan ini jadi lebih efisien, baik dari sisi biaya maupun sistem. Lebih dari itu, kami melihat kerjasama dengan Kelas Pintar sebagai sebuah lompatan, untuk menapaki masa depan dunia pendidikan 10-15 tahun mendatang," jelas ungkap Andi.

Sebagai informasi, saat ini ada lebih dari 36 sekolah dan yayasan yang menjadikan platform Kelas Pintar sebagai sistem pendidikan yang mengintegrasikan seluruh siswa, guru, dan orang tua yang ada di dalam lingkup sekolah masing-masing. Sementara jika mengacu pada jumlah pengguna individu, ada lebih 500 ribu siswa di lebih dari 70 ribu sekolah yang tersebar di 34 provinsi Indonesia, menggunakan platform Kelas Pintar untuk melakukan aktifitas belajar secara online.

[faz]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Digital Startup
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini