Kata Selebgram Jika Facebook & Instagram Terapkan Kebijakan Hapus Jumlah Likes

Jumat, 6 September 2019 13:37 Reporter : Merdeka
Kata Selebgram Jika Facebook & Instagram Terapkan Kebijakan Hapus Jumlah Likes Ilustrasi Instagram. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Facebook dilaporkan mulai lakukan uji coba menghilangkan penghitungan jumlah likes dalam sebuah posting. Hal itu diketahui dari seorang peneliti software Jane Manchun Wong. Dia menemukan kode penghilangan likes di aplikasi Facebook versi Android.

Sebelum ramai ini, paada April 2019 lalu, Instagram diketahui tengah melakukan uji coba untuk menyembunyikan jumlah likes yang didapatkan sebuah unggahan. Kini, uji coba itu diketahui mulai diterapkan di beberapa negara.

Awalnya, fitur ini pertama kali diuji coba di Kanada. Namun uji coba ini hadir ke enam negara lain, yakni Irlandia, Italia, Jepang, Brasil, Australia, dan Selandia baru. Instagram sendiri mengaku masih terus melakukan uji coba fitur ini. Namun, belum dapat dipastikan kapan media sosial milik Facebook itu mulai menggulirkannya ke publik.

Lantas, bagaimana dengan tanggapan selebgram Indonesia terkait isu itu? Melisa Siregar, seorang selebgram punya pendapat terkait rumor tersebut. Kepada Merdeka.com, Jumat (6/9), dia mengatakan bila kebijakan itu diberlakukan, akan berpengaruh buatnya.

"Likes dan love di Instagram dan Facebook ini berpengaruh banget buat diri aku sndiri, kalo post sesuatu di feed dan likes-nya dikit tuh, bikin kepikiran, apa yang kurang menarik dari content yang baru diposting. Apakah dari materi, caption atau timing waktu nge post," jelasnya.

Namun, kata dia, ada sisi keuntungannya juga. Menurutnya, sisi keuntungannya itu jika kebijakan itu diterapkan Facebook dan Instagram, maka dia tak akan mikirin jumlah likes dan love lagi.

"Jadi memang Instagram maupun Facebook cuma buat album koleksi dunia maya buat aku doang. Namun bisa jadi, kalo likes dan love dihapus kerugiannya bakal menurunkan pengguna apps ini dan beralih ke apps lain," terangnya.

Dia juga mengatakan, jika kebijakan itu serius untuk diterapkan, bakal berpengaruh ke produk-produk yang diendorse. Sebab, selebgram di endorse lantaran jumlah followers dan likes-nya banyak.

"Cuma sekarang mesti gimana lebih ngeyakinin ke client yang mau di endorse bahwa sebagai selebgram saya punya pengaruh besar terhadap produk yang akan di endorse. Terkadang karena likes dan love itu kan sbnrnya bisa di beli. Cuman ngebikin produk ini kejual atau gak itu dari selebgramnya bisa nge-promoin yang memengaruhi publik atau tidak," ujarnya.

Lalu, bagaimana menyiasati jika kebijakan itu diterapkan? Melisa mengungkapkan bahwa sejauh ini dia juga mulai menerapkan jumlah viewers di Instagram Story-nya.

"Karena viewer Instagram Story lumayan pengaruh juga buat endorse," kata dia. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Selebgram
  2. Instagram
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini