Kang Onno: Open BTS itu Murah!

Kamis, 7 Januari 2016 17:03 Reporter : Fauzan Jamaludin
Kang Onno: Open BTS itu Murah! Onno W. Purbo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pegiat internet Onno W. Purbo menjelaskan keunggulan dari open Base Transceiver Station (BTS) yang selama ini jadi salah satu konsennya. Di depan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, Dia menjelaskan bahwa biaya pembangunan open BTS tak perlu membutuhkan biaya yang besar.

"Open BTS bisa murah itu karena software. Software-nya ini kan open source, jadi semua bisa bikin. Jadi, akibatnya murah open BTS ini, karena pendekatannya pakai software. Ini juga bisa dipakai di band 850 MHz ,900 MHz,1.800 MHz, dan 1.900 MhZ," kata Dia di kantor ICT Watch, Jakarta, Kamis (7/1).

Pria yang akrab disapa dengan Kang Onno itu, juga menyatakan kemampuan teknologi dari Open BTS tak ubahnya dengan BTS yang dipakai dengan operator-operator selular. Pun begitu juga dengan penggunaannya. Di mana Open BTS ini bisa digunakan untuk berbagai fungsi seperti pemancar FM, Voice, dan SMS. Bahkan, kata dia, bisa 4G.

"Cuma karena pendekatannya software costnya rendah. Bisa tv digital jadi, pemancar FM. Gila ini makhluk (Open BTS - red) ini gila. Software free dan Hardware open. Jadi kita bisa bikin. Pertanyaan berapa sampai kecepatannya? 2,5 G, juga bisa Voice, dan SMS. Lalu, apakah bisa ke 4G? Bisa aja sih cuma harus di R and D dulu. Simcard apa saja bisa dipakai tapi kita bisa ngeride Sim card sendiri," terangnya.

Tak tanggung-tanggung, dia juga mengatakan penerapan Open BTS sudah dilakukan selama dua tahun lebih di Wamena, Papua. Menariknya lagi, yang mengoperasikan Open BTS tersebut adalah seorang guru.

"Apakah ini bisa jalan di Indonesia? Bisa! Udah 2,5 tahun di Wamena, Papua. Dan yang operasikan itu guru," ujarnya.

"Selain itu juga, kita udah jadi contoh di dunia. Filipina akan deploy 7 Open BTS, Papua jadi contohnya," imbuhnya. [lar]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini