Kabar segera hadirnya BandrOS menyeruak di INAICTA 2013

Senin, 2 September 2013 10:45 Reporter : Arif Pitoyo
Ponsel Anak Bangsa. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kabar gembira menyeruak dari arena Indonesia ICT Award yang baru berakhir tadi malam (1/9). Kabar tersebut adalah dipastikannya Indonesia bakal memiliki sistem operasi (OS) lokal berbasis open source untuk smartphone.

OS tersebut bernama Bandros atau singkatan dari Bandung Raya Operating System yang dikembangkan oleh mahasiswa ITB, bersama Kementerian Kominfo, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Ristek di bawah arahan Dirjen Aplikasi Telematika Kominfo Aswin Sasongko.

Menurut Aswin, OS tersebut bisa ditanamkan dalam smartphone apapun dan saat ini masih dalam prototype, belum dijual komersial.

"Diharapkan ponsel lokal bisa mengimplementasikan OS tersebut sehingga aplikasi lokal Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tuturnya, Minggu (2/9).

Selama ini, OS yang tertanam di semua smartphone di Indonesia datang dari luar negeri di antaranya Android, BlackBerry, iOS, dan Windows Phone. Android memegang pangsa pasar terbesar untuk OS di smartphone di Indonesia, diikuti BlackBerry, iOS, dan Windows Phone.

Ketua Penyelenggara INAICTA Andreas Surya berharap Indonesia bisa menjadi pengekspor aplikasi dan tidak hanya dikenal sebagai pengimpor produk ICT.

"Kita sebenarnya bisa, asalkan semua ekosistem TI di Indonesia bersatu dan memberikan kesempatan kepada pengembang lokal," tuturnya. [dzm]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. INAICTA
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini