Jika China dan AS Makin Memanas, Apple Siap Pindahkan Pabrik

Rabu, 12 Juni 2019 15:10 Reporter : Fauzan Jamaludin
Jika China dan AS Makin Memanas, Apple Siap Pindahkan Pabrik Logo Apple. © Telegraph

Merdeka.com - Setelah Huawei, banyak yang melihat Apple sebagai korban besar berikutnya dari perseteruan sengit perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS).

Dilaporkan Softpedia, Rabu (12/6), jika sesuatu buruk terjadi, dikabarkan perusahaan besutan Steve Jobs ini siap untuk memindahkan pabrik iPhone keluar China. Hal itu seperti yang diutarakan seorang pejabat dari Hon Hai Precision Industry Co.

Perlu diketahui bahwa Hon Hai Precision Industry Co merupakan perusahaan induk dari Foxconn, mitra nomor satu Apple yang membantu merakit smartphone besutannya. Namun, pihak perusahaan belum memberikan sinyal untuk memindahkan kapasitas produksinya keluar dari China.

"25 persen dari kapasitas produksi kami berada di luar China dan kami dapat membantu Apple menanggapi kebutuhannya itu. Kami punya kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan Apple di luar China," kata Young Liu, Kepala Dewan Semikonduktor, Hon Hai Precision Industry Co.

Sejauh ini, Hon Hai sendiri telah memiliki pabrik di India. Bahkan, bila diperlukan, akan banyak output iPhone yang berasal dari India jika perseteruan China dengan Amerika Serikat semakin memanas. Hal tersebut tentu tidak baik bagi Apple jika terus berada di sana.

Pemerintah China sendiri belum mengumumkan tindakan apa pun terhadap Apple. CEO Apple, Tim Cook mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CBS News bahwa ia tidak berharap perusahaan akan terpengaruh oleh perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

"Saat ini China belum menargetkan Apple sama sekali. Dan saya tidak mengantisipasi hal itu terjadi, jujur saja," katanya. [faz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini