Jerman larang penggunaan smartwatch untuk anak, sebut 'layak dihancurkan'

Selasa, 21 November 2017 13:00 Reporter : Indra Cahya
Jerman larang penggunaan smartwatch untuk anak, sebut 'layak dihancurkan' Apple Watch. © apple.com

Merdeka.com - Smartwatch adalah gadget canggih yang mengubah fungsi arloji jadi berbagai kemampuan lain yang kita butuhkan. Namun nampaknya smartwatch tak cocok untuk anak-anak, setidaknya di Jerman.

Berdasarkan laporan media bernama Bleeping Computer yang dikutip Gizmodo, badan telekomunikasi Jerman, Bundesnetzagentur, telah melarang smartwatch untuk anak kecil. Bahkan dalam larangannya, secara speiik disebut bahwa orang tua diminta untuk menghancurkan aksesoris canggih tersebut.

Pemerintah Jerman menganggap smartwatch mengganggu proses belajar di sekolah. Pemerintah Jerman melalui larangan tersebut juga memberi arahan untuk pihak sekolah agar lebih memperhatikan anak-anak dengan lebih dekat.

Para pakar menduga hal ini dipicu dari laporan bahwa smartwatch mudah diretas, dan bukan soal gangguan belajar.

Karena sebelumnya, melansir The Verge, organisasi konsumen Eropa, BEUC, menyebut bahwa smartwatch juga membuka risiko ancaman terhadap keamanan anak-anak. Pasalnya pelacakan GPS dari smartwatch sangat mudah diretas dan anak-anak akan lebih mudah dibuntuti dan jadi objek kriminal dengan memanipulasi lokasi real-time sang anak.

Para pakar telekomunikasi berpendapat bahwa regulasi di Jerman ini hanya awalan. Nantinya seluruh Eropa bisa jadi akan menindak keras smartwatch untuk anak. Para produsen seperti Apple, Samsung, Fossil dan lainnya, mau tak mau ditekan untuk memperbaiki protokol keamanan mereka agar lebih aman untuk semua orang, termasuk anak. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Smartphone
  2. Smartwatch
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini