iPrice umumkan dapat pendanaan baru dari LINE Ventures

Senin, 7 Mei 2018 17:06 Reporter : Fauzan Jamaludin
Hasil riset iPrice soal popularitas e-commerce ketika Singles Day. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - iPrice Group mengumumkan meraih pendanaan terbaru dari LINE Ventures dengan partisipasi Cento Ventures dan Venturra. iPrice Group sendiri merupakan portal dalam berbelanja online di Asia Tenggara. Sayangnya, mereka tak menyebutkan angka dari investasi tersebut.

Sejak pendanaan terakhir pada 1,5 tahun yang lalu, iPrice mengklaim telah menarik lebih dari 50 juta konsumen daring. Sementara itu, katalog produknya dari puluhan juta hingga lebih dari 500 juta SKU di tujuh negara: Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Hong Kong.

iPrice optimis akan mencapai lebih dari 150 juta pengunjung di tahun ini, didukung oleh pertumbuhan pesat di pasar Indonesia terutama segmen produk elektronik yang tumbuh 30 kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Pertumbuhan pesat ini sangat dipicu oleh fragmentasi pasar yang iPrice lakukan dan juga kesadaran berbelanja online konsumen Indonesia yang semakin meningkat.

"iPrice mengalami pertumbuhan e-commerce yang mengagumkan di Asia Tenggara, didukung oleh teknologi dan tim berbakat yang menjanjikan, serta keunggulan operasional yang tepat di kawasan ini. Ke depannya, iPrice akan menjadi portal pertama bagi konsumen di Asia Tenggara saat memulai pengalaman belanja daring mereka," tutur June Cha, General Manager LINE Ventures dalam keterangan resminya kepada Merdeka.com, Senin (7/5).

Selain pertumbuhan pengunjung yang meroket selama 12 bulan terakhir, iPrice juga mengklaim berhasil mengamankan kemitraan strategis (B2B) dengan beberapa media dan brand terbesar di Asia Tenggara. Diantaranya: Samsung di Indonesia, Mediacorp di Singapura, dan Thairath di Thailand.

iPrice juga berhasil memperkuat posisinya sebagai ahli e-commerce dengan meluncurkan berbagai riset, seperti studi State of eCommerce Asia Tenggara di awal 2018 lalu, yang menjadi sumber data dan informasi mengenai e-commerce di lingkup regional.

Untuk mendukung perkembangan selanjutnya, perusahaan yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia ini baru saja melakukan perombakan organisasi dengan menciptakan tiga unit bisnis utama (Electronic, Fashion, dan Commercial Content), untuk memberikan pengalaman belanja daring terbaik bagi konsumen.

"Saat ini, kami menyediakan platform yang memungkinkan konsumen daring untuk mencari ratusan juta produk, membandingkan harga, dan menghemat dengan katalog kupon yang kami miliki. Kami yakin dalam beberapa tahun ke depan, belanja daring akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari semua orang di Asia Tenggara," ungkap David Chmela, CEO iPrice Group.

"Ketika konsumen semakin tertarik pada e-commerce, mereka akan mencari cara termudah dan komprehensif untuk menemukan produk yang mereka inginkan dengan cepat. Visi kami adalah menjadi portal pertama yang mereka kunjungi saat mulai berbelanja daring," jelas dia. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. Online Shop
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini