iPhone 5S dan Galaxy S5 'bantai' superkomputer jadul

Senin, 16 Juni 2014 15:48 Reporter : Bramy Biantoro
iPhone 5S dan Galaxy S5 'bantai' superkomputer jadul iPhone 5S. ©2013 TechCrunch.com

Merdeka.com - Taukah Anda jika superkomputer milik NASA yang digunakan untuk meluncurkan astronot ke bulan pada tahun 1969 bukan tandingan dari smartphone-smartphone yang ada saat ini?

Superkomputer yang digunakan oleh NASA 45 tahun yang lalu tersebut menggunakan mesin buatan IBM model 360 yang memakai 75 mainframe komputer. Tak pelak, pada waktu itu harga dari superkomputer raksasa tersebut bisa mencapai Rp 41 miliar.

Perangkat serupa juga digunakan di untuk mengontrol misi Apollo 11 yang beratnya mencapai 30 kilogram. Tapi jangan salah, kedua komputer 'super' tersebut hanya mempunyai kapasitas RAM beberapa puluh kilobyte saja (sekitar 64 kb), kecepatan prosesornya pun hanya 0,043 MHz. 

Coba bandingkan dengan prosesor milik iPhone 5S, yang sanggup 'melaju' hingga kecepatan 1,3 GHz. Dengan kecepatan tersebut, iPhone 5S bisa melakukan jutaan kalkulasi tiap detiknya, jauh mengalahkan superkomputer NASA yan hanya bisa menjalankan ratusan kalkulasi per detiknya.

Demikian pula dengan RAM hingga 1 GB, iPhone 5S lebih dari cukup untuk menyimpan dan menjalankan semua program yang dikembangkan oleh NASA untuk mengawasi para antariksawan pada tahun 1969 yang mencapai 6 MB saja.

Tak mau kalah , Samsung Galaxy S5 ternyata sanggup mengalahkan superkomputer yang dulu telah mempermalukan juara dunia catur, Garry Kasparov, dengan skor akhir 2 banding 1. 

Pada tahun 1997, komputer dengan nama Deep Blue itu memegang gelar sebagai komputer terkuat nomor 259 di dunia dan mampu mencatatkan performa hingga 11,38 GFLOPS. FLOPS atau Floating-point Operations per Second adalah satuan yang digunakan untuk mengukur jumlah komputasi yang dijalankan oleh komputer tiap detiknya.

Ternyata Galaxy S5 dengan prosesor Exynos-nya mampu mengukir angka hingga 142 GFLOPS. Bahkan dengan inti 192-core GPU milik Tegra K1 SoC, kemampuan Galaxy S5 bisa meningkat hingga dua kali lipat. 

Meskipun mungkin Galaxy S5 tak bisa digunakan untuk bermain catur dengan level tersebut, smartphone besutan Samsung bisa melakukan komputasi puluhan kali lipat lebih banyak dari pada Deep Blue, PhoneArena (14/6). [bbo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini