iPhone 11 Laris Manis bak Kacang Goreng

Senin, 7 Oktober 2019 11:24 Reporter : Indra Cahya
iPhone 11 Laris Manis bak Kacang Goreng iPhone 11. ©2019 Apple

Merdeka.com - Apple dilaporkan sedang meminta pemasok untuk meningkatkan produksi dari perangkat terbarunya yakni iPhone 11. Hal ini dikarenakan iPhone terbaru ini laris manis.

Melansir laporan dari Nikkei Asian Review, Apple meminta kenaikan produksi hingga ke angka 10 persen, atau 8 juta unit. Nikkei menyebut bahwa tingginya permintaan ini karena makin banyak pengguna yang tertarik untuk ganti hape ke iPhone 11 yang harganya relatif terjangkau.

Laporan ini bahkan mempengaruhi saham dari Apple, di mana sahamnya naik 2,3 persen. Disebut, saham Apple naik 42 persen di tiap tahunnya.

Dorongan tingginya permintaan dari iPhone baru ini datang karena Apple memutuskan memangkas harga dari iPhone 11, yakni USD 699. Ini lebih murah USD 50 dari iPhone XR tahun lalu, yakni USD 749.

1 dari 1 halaman

Pasar Tiongkok Meningkat

Analis dari Wedbush, Daniel Ives, menyatakan bahwa keberhasilan Apple kali ini didorong dari konsumen Tiongkok. Pasalnya konsumen China dia sebut tertarik dengan kombinasi produk yang murah, dual kamera, dan banyaknya pilihan warna.

"Tiongkok adalah katalis utama tingginya permintaan iPhone 11, dan menguasai 20 persen prediksi permintaan iPhone di awal," ungkap Ives.

Sang analis memprediksi bahwa Apple bisa memproduksi total lebih dari 185 juta iPhone di 2020 berdasarkan tingginya permintaan ini. [idc]

Baca juga:
Mengapa iPhone Lawas Tidak Dapat Night Mode?
iPhone SE2 Akan Bawa Desain iPhone 8 Dengan Prosesor iPhone 11
Apple Rilis iOS 13.1.2, Usung Perbaikan Kamera dan iCloud
Karena Celah Keamanan ini, Hacker Bisa Jailbreak iPhone Secara Permanen
Ini Bukti Bahwa AirPods Adalah Ikon Milenial
Apple Patenkan Logo iPhone Menyala

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini