KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Internet tak lagi aman

Rabu, 20 Maret 2013 20:04 Reporter : Dwi Andi Susanto
Ilustrasi © 2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seperti yang diprediksikan beberapa analis, di tahun 2013 ini, aksi peretasan akan semakin marak. Haruskah internet menjadi tempat yang tidak lagi nyaman bagi pengguna umum lainnya?

Beberapa saat setelah terjadinya serangan oleh para peretas, rumor yang beredar menyebutkan Korea Utara adalah pelaku aksi tersebut. Hal itu dilandasi dengan sedikit memanasnya suasana di perbatasan Korea Selatan dan Utara baru-baru ini.

Namun, tidak ingin suasana semakin memanas, pihak pemerintah Korea Selatan memberikan penjelasan bahwa ada kemungkinan pihak Utara bukan pelakunya.

NBC News (20/03) melansir bahwa pusat-pusat militer Korea Selatan tidak terkena imbas dari serangan peretas tersebut, namun beberapa fasilitas umumlah yang menjadi sasaran.

Berkaca dari serangan terhadap fasilitas umum di Korea Selatan, Amerika Serikat atau bahkan di pusat nuklir Iran beberapa tahun lalu, membersitkan pemikiran bahwa tidak ada kata aman ketika segala hal sudah terhubung dengan internet.

Pada dasarnya, internet diciptakan untuk membantu manusia dalam mencari informasi atau lainnya. Namun, kecenderungan sekarang, khususnya di tahun 2013 ini, penggunaan internet sebagai sarana untuk menyerang pihak lain justru meningkat.

Dengan menggunakan internet disertai keahlian di bidang IT, banyak peretas dan orang-orang yang melek jaringan, program serta teknologi lebih leluasa untuk melakukan protes terhadap kebijakan suatu pemerintahan atau kelompok tertentu.

Dapat diambil contoh seperti serangan hebat yang dilakukan hacktivist Anonymous terhadap Israel beberapa bulan lalu atau gempuran terhadap situs-situs pemerintah Indonesia atas penangkapan Wildan, sang peretas situs Presiden SBY.

Memang, tidak sedikit orang yang mengangkat topi atas aksi peretasan yang kerap terjadi dengan tujuan sosial, namun tidak sedikit juga yang justru geram karena aksi hacker yang masih hijau dan mencari jati diri dengan melakukan serangan terhadap website pribadi atau komersial.

Pro dan kontra akan sosok hacker atau peretas ini sampai sekarang masih terus bermunculan. Apabila Anda berdiri sebagai orang awam yang tidak memihak manapun, bagaimana pendapat Anda dengan maraknya aksi peretasan seperti sekarang ini?

Baca juga:
Apa yang perlu dibanggakan atau diributkan dari kasus Wildan?
Anonymous: Negara Zionis itu pengecut!
Korea Selatan: Mungkin Korea Utara bukan pelakunya

Topik berita Terkait:
  1. Internet
  2. Hacker
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.