Instagram Persulit Pengguna Untuk Posting Komentar Cyberbully

Kamis, 11 Juli 2019 15:37 Reporter : Indra Cahya
Instagram Persulit Pengguna Untuk Posting Komentar Cyberbully Vertikal Instagram. ©2018 TIME

Merdeka.com - Platform berbagi foto dan video Instagram, kini sedang mengusahakan untuk jadi platform yang bebas cyberbully. Caranya, adalah dengan membuat para perundung mempertimbangkan apa yang akan mereka kirimkan sebagai komentar.

Dalam sebuah posting blog, bos Instagram yakni Adam Mosseri mengumumkan pendekatan dua arah untuk memerangi perundingan siber di Instagram. Ia sendiri percaya bahwa platform bisa melakukan banyak hal untuk mengekang agar mencegah itu terjadi.

Caranya adalah menggunakan sebuah fitur baru yang berbasis kecerdasan buatan. Fitur ini akan mengidentifikasi komentar jahat yang berpotensi menyinggung sebelum diposting.

Nantinya, pengguna akan diberi peringatan dan dimaksud mendorong pengirim komentar untuk mempertimbangkan kembali komentarnya sebelum dikirim.

Peringatan ini berupa pop-up yang meminta pengguna "untuk memikirkan kembali komentar yang mirip dengan yang banyak pengguna lain laporkan sebagai komentar menyinggung."

©2019 gizmodo.com

Mosseri sendiri menyebut bahwa fitur ini sudah diluncurkan. Akan tetapi tentu, bahasa yang diidentifikasi adalah bahasa Inggris terlebih dahulu.

Menurut sang petinggi, fitur ini dimaksudkan sebagai alternatif pemblokiran atau unfollow, yang mana selalu jadi pilihan ketika perundungan siber telah terjadi. Diharapkan pembullyan bahkan sudah dicegah sebelum terjadi.

"Adalah tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan yang aman di Instagram," tulis Mosseri di posting blognya tersebut.

"Ini telah menjadi prioritas penting bagi kami sejak lama, dan kami terus berinvestasi dalam pemahaman yang lebih baik dalam mengatasi masalah ini," lanjutnya.

Mosseri sendiri juga punya inisiatif semacam ini karena ia menilai bahwa banyak sekali remaja yang ia catat lebih mungkin mengalami penindasan online namun tak melaporkannya.

Ia pun menyebut juga pembelajaran mesin Instagram yang berbasis AI ini juga nantinya bisa mengidentifikasi intimidasi online dalam bentuk foto dan gambar pula.

Menarik? [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Instagram
  2. Media Sosial
  3. Bullying
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini