Ini Penjelasan Ilmiah Soal Perut Pria yang Makin Tua Makin Buncit

Selasa, 30 Juni 2020 20:06 Reporter : Indra Cahya
Ini Penjelasan Ilmiah Soal Perut Pria yang Makin Tua Makin Buncit Ilustrasi perut buncit. © ummi online

Merdeka.com - Perut pria, tak bisa dimungkiri, seringkali makin membuncit seiring umur bertambah. Hal ini hanya terjadi secara masif di kaum adam saja, sementara kaum hawa tidak.

Namun ternyata, hal ini sebenarnya bukan melulu soal makin tua seseorang. Fenomena ini sebenarnya merupakan kecenderungan pria yang kalau berat badannya bertambah, bagian tubuh yang paling terlihat pertambahannya adalah bagian perut.

Memang soal umur juga jadi salah satu faktor. Wajar karena makin tua seseorang, metabolisme makin memburuk. Sehingga seseorang cenderung bertambah berat badannya ketika bertambah umur.

Namun lebih jauh, membuncitnya perut pria erat hubungannya dengan bagaimana tubuh pria menyimpan lemak. Melansir dari Live Science, menurut seorang Dokter dari University of California, Los Angeles, Dr. Zhaoping Li, ketika seorang pria bertambah berat badan, tempat untuk menyimpan lemak adalah di perut.

"Hal ini seperti menyimpan barang-barang di bagasi mobil ketika akan berangkat piknik," ungkap Li memberi analogi.

Hal ini tak akan jadi masalah karena perut sama seperti bagasi mobil yang punya ruangan untuk menyimpan. Namun ketika seseorang tidak makan dengan porsi yang secukupnya dan kurang olahraga, perut akan penuh. Ketika perut makin penuh, lemak akan disimpan di tempat lain, di mana hal tersebut sama sekali tak sehat.

"Ketika lemak kehabisan tempat penyimpanan di perut, lemak akan memenuhi liver, pankreas, dan otot-otot tubuh," jelas Li. "Lalu, orang tersebut bisa jadi akan menderita beberapa penyakit seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan serangan jantung," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Tidak Dialami Wanita

Berbeda dengan wanita, hal semacam ini tak dialami kaum hawa. Karena hormon estrogen, wanita cenderung menyimpan lemak di pinggul dan kaki, terutama paha. Lemak di area ini dapat menambah energi yang dibutuhkan ketika hamil dan menyusui.

"Wanita secara genetik punya kapasitas untuk menyimpan lemak lebih banyak ketimbang pria. Ini adalah bagian dari cara bertahan wanita," ungkap Li.

Meski demikian, jika sudah penuh wanita hal yang sama juga bisa terjadi pada wanita. Lemak akan memenuhi bagian lain dari tubuh wanita dan beresiko terserang penyakit.

Namun hal ini akan berhenti ketika menopause, di mana level estrogen sudah menurun drastis. Wanita akan menyimpan lemak di perut, sama seperti pria. [idc]

Baca juga:
Melihat Beragam Produk Science dari Berbagai Negara di Indonesia Science Expo 2019
Ilmuwan Klaim Temukan Kehidupan di Mars, NASA Membantah
Perubahan Iklim, Ilmuwan Sebut 10 Kota ini Akan 'Hancur' Dalam 80 Tahun
NASA Deteksi Adanya Suara Aneh di Mars, Apa Itu?
Astrofisikawan Manfaatkan Kecerdasan Buatan Mengukur Exoplanet
Berukuran tujuh Kali Piramida Mesir, Sebuah Asteroid Dekati Bumi

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini