Indonesia bersama Australia dan Portugis Bantu Nama Domain .TL (Timor Leste)

Kamis, 19 Desember 2019 14:41 Reporter : Syakur Usman
Indonesia bersama Australia dan Portugis Bantu Nama Domain .TL (Timor Leste) PANDI membantu pengelola nama domain Timor Leste. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Pengelola Nama Domain Australia (auDA), dan Pengelola Nama Domain Portugis (DNS.PT) sepakat untuk membentuk tim gabungan dalam proyek pengembangan pengelolaan domain .TL (nama domain Timor Leste). Proyek ini dimotori dan difasilitasi oleh APTLD (Asosiasi Pengelola Nama Domain Tingkat Tinggi Asia Pasifik).

Leonid Todorov, General Manager APTLD, menjelaskan dalam proyek ini, APTLD berkomitmen memberikan bantuan dari segi administrasi, logistik, dan dukungan komunikasi.

"Kami menyambut baik tim gabungan yang terdiri dari ccTLD registri, yang sarat pengalaman dalam mengatur ruang lingkup domain. Mereka (PANDI, auDA, dan DNS.PT) yakin dapat mengembangkan (.TL) ini secara profesional," ujar Todorov dalam keterangan resminya, Kamis (19/12).

Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, menambahkan kesepakatan tiga pengelola nama domain tersebut dicapai saat pertemuan ICANN66 di Montreal, Kanada, baru-baru ini. PANDI sendiri sangat antusias untuk membantu pengembangan domain .TL.

"PANDI sangat senang bisa bergabung dengan tim ini. Kami melihat hal ini sebagai kesempatan baru untuk menawarkan apa yang sudah kami pelajari dan terapkan dari rekan-rekan di kesempatan sama," kata Yudho.

Sementara, Marta Dias, Dewan Pengurus dari .PT, mendukung penuh langkah bantuan tersebut. Tim dari .PT sejak lama berinteraksi dengan .TL dan kami senang bisa membawanya ke tingkat yang lebih tinggi.

"Kami akan membantu berkembangnya kehadiran bahasa Portugis dalam internet,” ujar Marta yang juga Dewan Pengurus LusNIC (Asosiasi ccTLD berbahasa Portugis).

Hal senada juga diungkapkan oleh Bruce Tonkin, Chief Operating Officer (COO) auDA.

Kata dia, kemitraan ini sejalan dengan objek konstitusional kami untuk berhubungan dengan badan-badan nasional yang berkaitan dengan pengembangan dan administrasi sistem domain. Juga mendukung perjanjian strategi kejahatan siber internasional pemerintah Australia.

"Dengan bantuan rekan-rekan dari Indonesia dan Portugal, dapat memberikan masukan dan saran yang berguna ke depannya," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Pembahasan lebih lanjut di APTLD...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini