IndiHome kini pakai kebijakan FUP, kecepatan internet tak lagi bebas

Senin, 1 Februari 2016 18:02 Reporter : Dwi Zain Musofa
IndiHome kini pakai kebijakan FUP, kecepatan internet tak lagi bebas IndiHOME Telkom. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - IndiHome yang jadi program andalan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menerapkan kebijakan baru berupa Fair Usage Policy (FUP) per 1 Februari 2016.

Padahal sebelumnya, IndiHome yang menyediakan layanan Triple Play berupa internet, UseeTV, dan telepon ini hadir dengan menawarkan kecepatan internet maksimal sesuai paket dari kecepatan 10 - 100 mbps.

Pihak Telkom sendiri menyebutkan jika diberlakukannya Fair Usage Policy ini bertujuan untuk melindungi pelanggan dari penggunaan layanan internet secara tidak wajar (fair usage) oleh beberapa pelanggan tertentu.

"Telkom memperhatikan dan peduli terhadap penggunaan layanan Internet secara tidak wajar (fair usage) sehingga Telkom berhak mengelola penggunaan bandwidth pelanggan agar tetap berkualitas, serta berhak mengurangi kecepatan atau menghentikan layanan IndiHome untuk pelanggan yang penggunaannya tidak wajar. Salah satu contoh penggunaan tidak wajar adalah semua bentuk reselling dari layanan IndiHome." ungkap pihak Telkom di laman resminya.

Disebutkan jika kuota maksimal yang bisa digunakan pelanggan IndiHome sebelum kecepatan diturunkan adalah 300GB. Setelah melewati batas kuota tersebut, maka maka kecepatannya diturunkan menjadi 75 persen dari kecepatan normal. Jika kuota pemakaian internet mencapai di atas 400GB, kecepatan internet kembali dikebiri menjadi 40 persen dari kondisi normal.

Penerapan kebijakan FUP ini juga bakal berlaku ke semua pengguna layanan IndiHome dari pelanggan paket 10 Mbps hingga 100 Mbps. [dzm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini