Ilmuwan: pemanasan global akan picu hujan besar dan banjir bandang

Jumat, 11 Maret 2016 09:00 Reporter : Indra Cahya
Ilmuwan: pemanasan global akan picu hujan besar dan banjir bandang Hujan besar. © nasa.gov

Merdeka.com - Indonesia adalah negara yang hanya memiliki dua musim, dan kita sudah terbiasa dengan intensitas hujan yang tinggi. Meski demikian, sepertinya Anda harus berinvestasi lebih ke jas hujan atau payung, karena studi terbaru berkata demikian.

Dilansir dari Huffington Post (9/3), temperatur global kini sedang mengalami kenaikan yang berkelanjutan, dan jika terus-menerus demikian, hujan besar akan segera berdatangan. Hal ini disampaikan dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature Climate Change.

Para ilmuwan juga meramalkan akan terjadi peningkatan resiko banjir, bahkan di tempat kering sekalipun. Hal ini berarti resiko banjir bandang akan terjadi di daerah yang sudah langganan dilanda banjir.

Studi yang dipimpin oleh Markus Donat, ilmuwan iklim dari University of New South Wales ini, mempunyai hasil yang berkebalikan dari asumsi dampak global warming. Selama ini global warming diperkirakan menyebabkan area kering jadi makin kering, dan area perairan akan makin meninggi.

"Baik di area kering maupun perairan, kita akan melihat kenaikan signifikan dan kuat dari intensitas hujan yang tinggi," ungkap Markus Donat.

Donat dan tim mengumpulkan data curah hujan sejak tahun 1951 hingga 2010, dari 11.000 badan cuaca di seluruh dunia. Dalam rentang waktu tersebut, ditemukan bahwa curah hujan tinggi mengalami kenaikan 1 hingga 2 persen per dekade. Tren ini akan berlanjut lebih kuat hingga akhir abad ini, dan mungkin akan terjadi banjir tambahan di area-area yang tidak terduga.

"Kami menemukan hubungan yang kuat antara global warming dan hujan tinggi, terutama di daerah luar tropis," ungkap Donat. "Kita akan melihat hujan tinggi di daerah-daerah yang kering."

Studi ini tentu penting, terutama bagi mereka yang masih belum mempersiapkan diri untuk menghadapi dampak perubahan iklim yang ekstrem ini.

Studi ini juga berhubungan langsung dengan sebuah studi di 2015 silam, di mana banyak sekali terjadi hujan dengan intensitas yang bahkan memecahkan rekor. Hal ini juga ditelusuri juga adalah dampak dari pemanasan global. [idc]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini