Ilmuwan Kembangkan Robot Ular Medis, Masuk Dalam Tubuh dan Bersihkan Kanker

Senin, 23 Januari 2023 13:44 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ilmuwan Kembangkan Robot Ular Medis, Masuk Dalam Tubuh dan Bersihkan Kanker Robot. © Wallsave.com

Merdeka.com - Prof Dragos Axinte, seorang ilmuwan dari Universitas Nottingham mengembangkan robot yang cukup unik tetapi begitu bermanfaat nantinya bagi penderita kanker di masa depan. Ia menciptkan robot ular kecil yang dapat dikendalikan jarak jauh.

Robot ini dirinya sebut Cobra. Teknologi yang digunakan ini pada dasarnya telah digunakan dalam rekaya jet dan pembangkit nuklir.

"Kami telah memulai tes awal untuk melihat apakah robot dapat melakukan prosedur bedah," kata Dragos seperti dilaporkan BBC, Senin (23/1).

Dragos tak sendiri dalam pengembangan teknologi Cobra ini. Ia bersama tim bekerja sama dengan Rolls-Royce.

Disebutkannya, pihaknya telah mendapatkan dana dari Dewan Riset Teknik dan Ilmu Fisika untuk mengadaptasi COBRA agar digunakan dalam operasi. Operasi ini khususnya operasi kanker tenggorokan dan cedera.

Mereka mengatakan bahwa sementara prosedur medis semacam ini baru dilakukan dengan alat endoskopi. Dengan hadirnya Cobra nanti dapat menawarkan lebih banyak ketangkasan, akurasi, dan tampilan definisi tinggi untuk tim bedah. Sehingga akan memudahkan tim bedah menganalisi dan mengeksekusi pasien.

Ini telah digunakan sebagai bagian dari studi pendahuluan di sebuah rumah sakit di Leicester, Inggris. Prof Dragos mengatakan dengan model ular yang ramping dapat bermanuver hanya dengan menggunakan joystick sederhana.

"Kami telah dihubungi oleh beberapa ahli bedah dari rumah sakit Leicester untuk menerjemahkan teknologi ini ke dalam bidang medis. Robot memiliki potensi dalam berbagai aplikasi dan obat-obatan adalah arah yang menarik untuk diambil penelitian kami," ujar dia.

Ia menyebutkan bahwa robot ultra-ramping lima meter (16 kaki), yang hanya setebal pensil - berdiameter 9mm (0,35 inci) - dapat dengan mudah meluncur melalui ruang yang penuh sesak dan tikungan-tikungan dalam tubuh yang rapat.

Studi pendahuluan untuk penggunaan medis Cobra ini telah dilakukan oleh Dr Oladejo Olaleye, seorang konsultan telinga, hidung dan tenggorokan dan ahli bedah robotik di University Hospitals of Leicester NHS Trust.

Robot diuji pada boneka manusia untuk mengakses bagian yang sulit dijangkau di bagian belakang tenggorokan melalui mulut. Lokasi itu, saat ini tidak dapat diakses tanpa operasi yang sangat invasif. Kamera definisi tinggi memberikan tampilan tenggorokan yang sangat baik yang ditampilkan di layar operasi.

"Mudah-mudahan alat ini mampu menjadi pembersihan umor dengan rasa sakit yang lebih sedikit, pemulihan lebih cepat, kelangsungan hidup yang lebih baik dan hasil rehabilitasi yang lebih baik untuk pasien kami," ungkap dia.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini