Ilmuwan Inggris Punya Konsep Agar Planet Mars Bisa Dipenuhi Cagar Alam

Senin, 5 Desember 2022 14:00 Reporter : Merdeka
Ilmuwan Inggris Punya Konsep Agar Planet Mars Bisa Dipenuhi Cagar Alam Ilustrasi Planet Mars. ©shutterstock.com/Jan Kaliciak

Merdeka.com - Paul Smith, seorang dosen di Departemen Teknik Sipil dari Bristol University, Inggris belum lama ini menerbitkan proposal tentang ‘gelembung hutan’ di International Journal of Astrobiology bulan lalu. Dalam proposal itu, Smith menjabarkan konsep dasar dan mengatasi beragam tantangan yang menghadang ketika manusia hidup di Planet Mars.

Salah satunya adalah ekosistem. Ekosistem yang dimaksudnya itu ialah di mana Mars dapat dipenuhi cagar alam laiknya di Bumi. Ia menyebutnya sebagai cagar alam ekstraterestrial. Konsep yang diusungnya itu berupa "gelembung hutan" yang dirancang untuk meniru ekosistem mirip Bumi. Selain bertindak sebagai cagar alam, itu juga akan menjadi tempat berlindung bagi manusia dan menyediakan makanan dan bahan mentah bagi mereka yang tinggal.

Untuk itu, proposal Smith pun membahas tantangan unik atmosfer Mars, suhu, musim, radiasi, cuaca, gravitasi, dan sinar matahari yang tersedia. Menariknya, Smith menawarkan daftar kehidupan Bumi yang dapat diadaptasikan di Mars. Seperti tanaman dan mikroba tanah; cacing tanah dan laba-laba.

Sayangnya hewan-hewan seperti burung, ikan, dan rakun, tidak ada dalam daftar. Smith menyinggung pertimbangan etis untuk memaksa hewan masuk ke habitat ekstraterestrial di mana mereka mungkin tidak dapat terlibat dalam perilaku alaminya ketika berada di sana. Smith tidak ingin membuat tiruan dari hutan Bumi yang ada.

"Perancang ETNR harus mempertimbangkan spesies sebagai roda penggerak ekologi yang dapat dirangkai menjadi ekosistem fungsional. Replikasi hutan Bumi saat ini tidak mungkin dilakukan, tetapi pengembangan ekosistem baru yang berfungsi dengan cara yang tidak terduga, dapat dibayangkan," tulisnya seperti dilaporkan CNET, Senin (5/12).

Namun, Smith mencatat dia belum mempertimbangkan ekonomi situasi di makalahnya. Mengirim orang ke luar angkasa cukup mahal -- lihat saja miliarder yang telah melakukan joyrides -- jadi Anda bisa bayangkan betapa mahalnya membangun berbagai macam kehidupan di sana.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini