KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Hulaa.com, start-up baru yang siap tuai sukses dari online travel

Kamis, 23 April 2015 09:45 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ilustrasi travel. ©2014 Merdeka.com/shuttershock/Patryk Kosmider

Merdeka.com - Pertumbuhan kelas menengah di Indonesia semakin tak lepas dari gaya hidup yang semakin 'mementingkan' traveling. Bagi sebagian besar dari mereka, tak afdol jika selama setahun tak menikmati hasil kerja kerasnya untuk sekadar bersenang-senang di sebuah pulau.

Melihat dari demand itu, maka terciptalah peluang bisnis baru dengan menyediakan tiket dan penginapan secara online. Mengingat saat ini bisnis online travel sedang menjamur seperti di musim penghujan.

Peluang ini pun ternyata masih diikuti oleh startup baru, meskipun sudah banyak bisnis serupa yang lebih dulu muncul. Maklum, bagi startup baru, optimis jika kue di bisnis online travel masih menggiurkan dan banyak peluang.

"Ya, kami rasa bisnis online travel ini masih banyak peluangnya kok. Sehingga kami yakin memulai bisnis ini," ungkap Maria Suzanna Roesli selaku Co-founder dari Hulaa.com saat berbincang santai dengan Merdeka.com di Lotte Shopping Avenue, Kawasan Kuningan, Jakarta, (22/04).

Kendati masih banyak peluang yang bisa diusahakan di bisnis online travel, dirinya mengakui tidak segampang membalikkan telapak tangan untuk membuat besar. Butuh perjuangan untuk meyakinkan konsumen jika produknya berbeda dengan yang lain. Maklum, startup besutannya ini tergolong masih bayi, baru di akhir tahun lalu terbentuk.

"Tantangannya itu, bagaimana memberikan pemahaman kepada konsumen untuk cobain produk kita. Soalnya tipikal konsumen kalau udah nyaman dengan suatu produk, dia gak bakalan mau pindah kalau gak ada sisi yang menarik lagi di luar produk yang biasa dipakai," jelas Maria.

Oleh sebab itulah, kata dia, jika dari tantangan itu bisa ditembus, maka mendapatkan dua persen pangsa pasar dari total market share saja, perusahaan bisnis travel online bisa hidup.

"Dapat dua persen saja sudah bisa hidup kita," ujarnya penuh semangat.

Saat ini, sebagai perusahaan yang baru, dirinya tak ingin terburu-buru menggapai pangsa pasar. Fokus yang akan dilakukannya adalah mempromosikan Hulaa di kalangan masyarakat sampai akhir tahun ini.

"Kita mau branding dulu sampai akhir tahun ini. Terutama menyosialisasikan kemudahan langkah-langkah saat pemesanan yang gak terlalu ribet di Hulaa.com," tuturnya.

Terkait transaksi di bisnisnya itu, dari bulan Maret hingga April 2015, sudah mencapai 200 transaksi. Targetnya, di tahun ini transaksi bisa mencapai 100 transaksi per hari.

Hulaa juga menjalin kemitraan dengan perusahaan tour and travel Bayu Buana Travel untuk menyediakan layanan reservasi perhotelan dan tiket penerbangan sekaligus mendapatkan kucuran dana dari perusahaan tersebut.

Sayangnya, soal berapa kucuran dana yang diberikan perusahaan travel and tour tersebut enggan dia sampaikan. Ke depan, Hulaa ingin menjadi perusahaan online travel yang mampu mengakomodir semua permintaan konsumen.

"Menjadi perusahaan online travel yang One stop solution yang kami harapkan kelak," tutupnya dengan nada mantap. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. Travel
  3. Jakarta

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.