KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Hari ini Indonesia relatif aman dari ransomware Wannacrypt

Selasa, 16 Mei 2017 10:57 Reporter : Syakur Usman
Ilustrasi Hacker. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Serangan siber berupa ransomware wannacrypt mengagetkan sekaligus mencemaskan buat pemerintah. Apalagi korban yang diserang pada akhir pekan lalu adalah rumah sakit nasional yang memiliki data penting pasien.

Untunglah hingga hari ini, Senin (15/5), pemerintah mengaku belum menerima laporan adanya korban lain dari serang siber itu. Pengakuan itu diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, usai menghadiri acara perayaan ulang tahun ke-21 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Jakarta.

Respons cepat dari industri internet merupakan salah satu kunci tiada korban baru dari serangan siber ini.

Jamalul Izza, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), mengaku Asosiasinya berkoordinasi sangat cepat dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, begitu Indonesia diserang ransomware wannycrypt, kemarin.

Kemudian, APJII melakukan filtering berkali-kali sampai dini hari kemarin untuk melindungi file-file konsumen. Selain itu, kami juga mengimbau kepada konsumen melakukan filtering di router mereka, sehingga lebih aman karena pertahanannya jadi berlapis-lapis.

Saat anggota APJII melakukan filtering dini hari kemarin, kata Jamal, dapat diketahui paket ransomware yang sudah mulai dikirim ke Indonesia dalam jumlah besar. "Tapi APJII berhasil melakukan filtering yang seluruhnya selesai pada jam 3 dini hari kemarin. Hasilnya, hari ini tidak ada yang kena, atau kejadian yang menghebohkan," ungkap Jamal.

Menteri Rudiantara menambahkan APJII sangat membantu sekali, terutama aktif dari sisi teknis, menghadapi serangan siber ransomware ini.

"APJII membantu memastikan serangan siber ini tidak terpapar lebih luas. Intinya, hubungan ke internet diputus dulu, lalu lakukan back-up data penting. Setelah itu, sambungkan lagi koneksi internet. Susahnya, serangan siber ini tidak dalam bentuk attachmnet, langsung ping," pungkas menteri. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Wannacrypt
  2. Aksi Hacker
  3. Virus Komputer

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.