KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Hacktivist Anonymous kembali berulah

Kamis, 10 Januari 2013 10:32 Reporter : Alvin Nouval
Hacktivist Anonymous. © Etechmag.com

Merdeka.com - Selama beberapa tahun terakhir ini, keberadaan hacktivist Anonymous sering menggemparkan dunia maya. Kali ini, di awal tahun 2013 mereka kembali mengeluarkan petisi yang bisa dibilang cukup membahayakan.

Seperti yang dilansir oleh Ubergizmo (9/1), petisi Anonymous kali ini ditujukan kepada WhiteHouse.gov, situs resmi gedung putih di Amerika Serikat. Melalui petisinya, mereka menyampaikan bahwa serangan DDoS (Distributed Denial of Service) sebagai salah satu cara yang legal untuk menyampaikan protes.

Berikut cuplikan dari ini petisi tersebut: "Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, bentuk protes bisa muncul dalam berbagai cara. DDoS salah satunya, ini merupakan protes yang tidak bisa dikategorikan sebagai tindakan hacking. Sebagai bagian dari isi petisi ini, maka kami meminta semua orang yang sudah dipidana atas tindakan serangan DDoS harus segera dibebaskan dan nama mereka dibersihkan dari segala tuduhan."

Adapun petisi ini ditujukan kepada WhiteHouse.gov karena selama ini pemerintah AS lah yang secara aktif memberantas kegiatan DDoS di negara tersebut. Tercatat, sudah banyak pelaku yang dijebloskan ke penjara akibat melakukan tindakan DDoS ini di Amerika Serikat.

DDoS sendiri merupakan serangan yang dilakukan oleh para hacker dunia untuk membatasi akses terhadap suatu server ataupun komputer. Ketika serangan ini dilakukan, orang lain tak akan dapat mengakses server maupun komputer yang terserang tersebut. [nvl]

Topik berita Terkait:
  1. Hacker
  2. Anonymous
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.