Hacker obrak-abrik jaringan pembangkit nuklir milik Rusia

Rabu, 13 November 2013 03:53 Reporter : Yoga Tri Priyanto
Hacker obrak-abrik jaringan pembangkit nuklir milik Rusia hacker. © Picstopin.com

Merdeka.com - Baru-baru ini sebuah laporan yang diungkapkan oleh Eugene Kaspersky, CEO Kaspersky dan seorang ahli keamanan cyber, menerangkan bahwa hacker telah memasuki sistem jaringan pembangkit nuklir milik Rusia, seperti yang dikutip dari The Tech Journal (11/11).

Hacker kembali berulah dengan menembus batas keamanan yang dibuat perusahaan. Mereka memasukkan Stuxnet, yaitu malware yang digunakan untuk spionase cyber oleh pemerintah tertentu.

Melalui pernyataannya, Eugene mengungkapkan bahwa hampir semua data yang tersedia secara online berpotensi untuk dicuri. Yang menarik, Eugene Kaspersky justru adalah orang yang berasal dari Rusia.

Dengan adanya kasus ini, semakin menambah peretasan yang terjadi hampir di seluruh dunia. [ega]

Baca juga:
Kini gantian Dephan Australia akan dihajar hacker Indonesia
Singapura tangkap hacker yang kacaukan istana Perdana Menteri
Tak digubris, Anonymous Australia keluarkan ultimatum terakhir
Situs PLN dan KPK diduga jadi sasaran hacker Australia

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hacker
  3. Rusia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini