Hacker Klaim Jual Nomor Pengguna WhatsApp, Meta Buka Suara

Senin, 28 November 2022 14:25 Reporter : Fauzan Jamaludin
Hacker Klaim Jual Nomor Pengguna WhatsApp, Meta Buka Suara Hacker. Rob Kints / Shutterstock.com

Merdeka.com - Seorang hacker sesumbar telah meretas dan mencuri 487 juta data pengguna WhatsApp, dan menjualnya di forum komunitas peretasan terkenal.

Cybernews melaporkan, Minggu (27/11), data tersebut berisikan informasi dan nomor pengguna WhatsApp dari 84 negara, termasuk Indonesia.

Adapun nomor-nomor WhatsApp yang bocor yakni Mesir (44,8 juta), Italia (3,6 juta), AS (32,3 Juta), Prancis (1,8 Juta), Turki (19,6 Juta), dan Indonesia (130.331).

Klaim itu pun langsung dibantah juru bicara Meta. Kepada South China Morning Post, Senin (28/11), menurut Juru Bicaranya itu laporan itu spekulatif dan tak berdasar. Pasalnya, mereka tidak menemukan bukti kebocoran data pada sistem WhatsApp.

Juru bicara Meta juga menekankan, perusahaan menanggapi tuduhan tentang pelanggaran keamanan layanannya dengan sangat serius, dan sudah mengambil langkah segera untuk menyelidiki lebih lanjut klaim dalam artikel tersebut.

Merekamenambahkan, beberapa nomor telepon dalam laporan berita itu mungkin memang terkait dengan akun WhatsApp, tetapi tidak ada informasi pengguna lainnya.

"Kami tidak memiliki informasi tentang bagaimana seharusnya daftar nomor telepon dikumpulkan atau sejauh mana daftar itu berisi nomor telepon Hong Kong," kata juru bicara itu.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini