Google Hapus 70 Add-On di Chrome yang Mata-Matai Pengguna

Jumat, 3 Juli 2020 19:07 Reporter : Indra Cahya
Google Hapus 70 Add-On di Chrome yang Mata-Matai Pengguna Ilustrasi Google Chrome. ©2019 bgr.com

Merdeka.com - Baru-baru ini, terdapat upaya penjahat siber memata-matai pengguna browser Google Chrome melalui software add-on atau yang di Chrome dikenal sebagai Extension. Hal ini ditemukan oleh perusahaan keamanan Awake Security.

Disebutkan oleh Awake Security, sejumlah software ekstensi atau add-on Google yang dipakai untuk memata-matai pengguna ini sudah diunduh oleh 32 juta pengguna.

Alphabet Inc, perusahaan induk Google, menyebut pihaknya sudah menghapus lebih dari 70 add-on yang disusupi spyware alias software mata-mata.

Google menghapus puluhan add-on dari toko resmi Chrome Web Store setelah diberi tahu oleh peneliti keamanan bahwa add-on disusupi spyware.

"Ketika kami diberi tahu bahwa sejumlah ekstensi (add-on) yang ada di Web Store melanggar kebijakan, kami mengambil tindakan dan menggunakan insiden itu sebagai pelatihan untuk meningkatkan analisis manual dan otomatis kami," kata Juru Bicara Google Scott Westover, seperti yang dikutip dari laporan Tekno Liputan6.com yang mengutip Reuters.

Sekadar informasi, kebanyakan ekstensi add-on gratisan bertujuan untuk memperingatkan pengguna atas website yang dipertanyakan. Sebagai gantinya, ekstensi ini menyedot riwayat penelusuran dan data kredensial untuk keperluan internal.

Baca Selanjutnya: Campaign Jahat yang Masif...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Google
  3. Chrome
  4. Hacker
  5. Aksi Hacker
  6. Peretas
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini