Google Akan Produksi Prosesor, Bajak Insinyur Terkemuka Qualcomm dan Intel

Selasa, 12 Februari 2019 12:07 Reporter : Indra Cahya
Google Akan Produksi Prosesor, Bajak Insinyur Terkemuka Qualcomm dan Intel Google menguasai dunia. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Google perlahan tapi pasti ingin membangun divisi perangkat keras, mengembangkan diri dari sekedar software dan menciptakan banyak perangkat dari komponen sendiri.

Microsoft, Apple, Samsung dan banyak vendor lain sudah melakukannya dan Google nampaknya ingin mengawalinya dari otak sebuah perangkat: prosesor.

Berdasarkan laporan Phone Arena, Google telah merekrut lebih dari 12 insinyur spesialis microchip dari deretan vendor kompetitor seperti Qualcomm, Broadcom, dan Nvidia. Google memiliki rencana untuk membuat pabrik baru di Bengaluru, India, di mana raksasa teknologi tersebut akan merancang prosesor mereka sendiri.

Tim di pabrik tersebut saat ini disebut sudah mencapai 20 orang, yang terdiri dari 16 insinyur dan 4 perekrut. Google disebut akan memperbanyak jumlah tim hingga 80 orang di tahun ini.

Sama seperti langkah Apple, Google ingin mendesain chip mereka sendiri untuk perangkat-perangkatnya seperti smartphone Pixel, Chromebook, Google Home, dan masih banyak deretan perangkat lainnya. Namun soal komponen, Google hanya bertugas mendesain dan menyerahkan produksi ke vendor.

Sebelumnya, Google telah bekerja sama dengan Qualcomm untuk pengadaan prosesor, serta pemasok prosesor khusus visual. Ke depannya, Google akan membuatnya sendiri.

Menurut Anda, apakah Google akan setara Apple? [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Google
  2. Qualcomm
  3. Intel
  4. Apple
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini