Go-Jek lagi cari investor, kehabisan uang?

Senin, 2 Mei 2016 13:02 Reporter : Fauzan Jamaludin
Go-Jek lagi cari investor, kehabisan uang? Nadiem Makarim. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Go-Jek dikabarkan sedang mencari investor baru untuk mencari tambahan dana segar guna mengembangkan perusahaan.

Kebutuhan Go-Jek akan investor baru terutama disebabkan oleh beratnya subsidi yang secara terus-menerus diberikan Go-Jek agar harga jasanya bisa bersaing dan terjangkau. Maklum, persaingan layanan sejenis tengah marak. Tak hanya Go-Jek, namun ada GrabBike dan Uber Motor yang juga siap merebut hati para pelanggan dengan harga murah.

CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, mengakui tidak bisa terus menerus bergantung pada subsidi karena bisa berdampak negatif bagi perusahannya. Maka dari itu, rencananya, ketika dana segar itu didapatkan, Go-Jek akan memakai dana segar tersebut untuk mengembangkan lini bisnis baru sebagai solusinya.

"Anda akan berakhir pada kondisi kehabisan uang bila bergantung pada subsidi," ujar Nadiem yang dilansir dari Reuters, Senin (02/05).

Nadiem menambahkan, saat ini pihaknya mengakui sudah ada beberapa pemodal ventura dan perusahaan investasi swasta yang berminat. Namun, dirinya enggan membeberkan siapa saja investor yang saat ini sedang 'menaruh hati' ke brand yang terkenal dengan 'karya anak bangsa' ini.

Saat ini, Go-Jek telah memiliki 200.000 pengendara ojek sebagai mitranya. Go-Jek telah resmi beroperasi di 10 kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Medan, Semarang, Palembang, dan Balikpapan dengan rencana pengembangan di kota-kota lainnya pada tahun mendatang. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. GO Jek
  2. Go Jek Indonesia
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini