Geliat Kreativitas Digital Komunitas Betawi Kala Pandemi

Rabu, 16 September 2020 07:00 Reporter : Syakur Usman
Geliat Kreativitas Digital Komunitas Betawi Kala Pandemi LKB bikin lomba baca puisi virtual. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 ternyata tak melulu melahir kesulitan. Pandemi ternyata juga mendorong kreativitas, terutama dari orang-orang atau komunitas untuk menyiasati pembatasan sosial. Kreativitas ini bahkan melahirkan produktivitas dalam tren gaya hidup digital.

Tak heran diskusi daring, kegiatan virtual, atau webinar marak dilakukan masyarakat kala pandemi. Kreativitas digital ini juga marak dilakoni oleh komunitas-komunitas masyarakat Betawi di Jakarta yang mendapat 'tekanan sosial' terbesar masa pagebluk ini.

Misalnya, Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang suka melakukan siasat digital kala pandemi ini. Sebagai organisasi yang menaungi sanggar-sanggar seni dan budaya Betawi di kawasan Jabodetabek, LKB sudah beberapa kali membuat perlombaan secara digital untuk melestarikan dan mengembangkan seni-budaya Betawi.

Setelah menggelar lomba tari Betawi virtual pada Agustus lalu, pada bulan ini LKB kembali menggelar lomba secara virtual, kali ini lomba membaca puisi.

Lomba Baca Puisi virtual ini mengambil tema "Nasionalisme dan Berbudaya melalui Literasi" dengan menyasar pelajar mulai tingkat sekolah dasar (SD), menengah pertama dan atas (SMP-SMA), dan mahasiswa. Tentu LKB tak sendiriandi sini, karena itu ada Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan, Bank DKI, PD Pasar Jaya, dan beberapa komunitas termasuk Forum Jurnalis Betawi dan Betawi Kita dalam lomba puisi ini.

Beky Mardani, Ketua Umum LKB, menjelaskan lomba baca puisi ini digelar secara virtual untuk memberikan ruang kreativitas kepada para siswa yang melakukan belajar di rumah kala pandemi. Tujuan lainnya, mengapresiasi Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.

"Maka itu, salah satu satu puisi yang dilombakan tentang nilai-nilai perjuangan, yakni puisi Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar," ujar Beky dalam keterangan resminya, Selasa (15/9).

Lomba baca puisi virtual ini juga bertujuan mengenalkan penulis Betawi ke publik yang lebih luas, seperti puisi-puisi karya Yahya Andi Saputra, Zeffry Alkatiri, Yamin Azhari, JJ Rizal, dan Fadjriah Nurdiarsih.

Beky berharap dengan format virtual ini, para peserta lomba dapat lebih rileks dan memgapresiasi karya puisi di tengah pandemi. Khusus untuk siswa tingkat SMP/MTS, SMU/SMK/MA, dan mahasiswa masih dapat mengirimkan video baca puisinya hingga 18 September.

Sementara pemenang Lomba Baca Puisi untuk tingkat SD diumumkan pada 18 September tahun ini.

Baca Selanjutnya: Geliat Gerbang Betawi dan Astrabi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini